Cerita Menarik di Balik Dubai Chewy Cookie yang Ramai di Media Sosial

0
Idol Kpop Jang Wonyoung IVE ikut meramaikan tren memakan dubai chewy cookie. Foto: dok Pinterest

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Kepopuleran Dubai Chewy Cookie ternyata tidak terjadi secara tiba-tiba. Jauh sebelum menjadi tren berkat idol K-Pop, dessert manis dengan tekstur kenyal ini memiliki kisah menarik di balik proses penciptaannya.

Belakangan, Dubai Chewy Cookie ramai dibicarakan di media sosial dan sering muncul di FYP para pecinta kuliner Korea. Teksturnya yang kenyal dan sedikit lengket membuat banyak orang penasaran untuk mencicipinya. Di balik viralnya camilan ini, tersimpan cerita tentang bagaimana resepnya dikembangkan.

Sosok yang berperan dalam menghadirkan Dubai Chewy Cookie adalah Li Yunmin, figur di balik Mon Cookie Korea. Camilan ini juga dikenal dengan nama Do Jong-Koo.

Menariknya, kemunculan menu tersebut tidak terlepas dari peran head pastry bernama Kim Nari. Keduanya diketahui pernah menjadi senior dan junior ketika sama-sama bertugas di Angkatan Laut Korea.

Baca Juga :  Es Kacang Hijau Pandan, Minuman Segar yang Membuat Perut Kenyang dan Puas!

Ide membuat Dubai Chewy Cookie muncul dari permintaan pelanggan. Saat itu, seorang pelanggan menyebut chewy cookies yang mereka jual sudah lezat dan mengusulkan dibuatkan versi “Dubai”. Permintaan tersebut kemudian memicu mereka untuk mulai mengembangkan resep baru.

Proses pengembangannya tidak berlangsung cepat. Disebutkan bahwa mereka membutuhkan sekitar tiga bulan untuk melakukan berbagai percobaan hingga akhirnya formula Do Jong-Koo siap dipasarkan.

Dalam program SBS Masters of Living, dijelaskan bahwa proses pembuatannya cukup detail. Untuk mengurangi kadar air dalam adonan, digunakan beras merah sebagai pengering alami.

Baca Juga :  Teman Lagi Drop? 5 Jurus Ampuh Bikin Dia Merasa Didukung

Sementara itu, marshmallow tidak dilelehkan sepenuhnya. Hanya sekitar 70 persen yang dilelehkan agar adonan tetap memiliki tekstur elastis. Cara ini menghasilkan kue dengan tekstur kenyal dan sedikit lengket saat digigit.

Popularitas Dubai Chewy Cookie juga semakin meningkat berkat pengaruh selebritas dan influencer Korea. Salah satu yang ikut mengangkat namanya adalah Jang Wonyoung dari grup IVE.

Sejak saat itu, semakin banyak influencer yang mencoba dan membagikan pengalaman mereka di media sosial, sehingga camilan ini semakin dikenal luas.

Seorang kolumnis makanan dalam wawancara dengan Korea Herald juga menjelaskan bahwa tren makanan bertekstur kenyal memang sudah lama digemari di Korea.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak makanan viral di Korea memiliki tekstur yang padat, lengket, dan memberikan sensasi “perlawanan” saat digigit.

Baca Juga :  5 Hal Menarik Tentang Shingleback, Si Kadal Berperisai

Kebiasaan masyarakat mengonsumsi makanan keras atau berserat, seperti kue beras kenyal maupun makanan laut kering, turut memengaruhi selera tersebut.

Selain itu, faktor ekonomi juga dianggap berperan. Di tengah kondisi inflasi, konsumen cenderung memilih makanan yang memberikan rasa kenyang atau kepuasan lebih lama. Tekstur yang padat dan kaya dianggap memberikan kepuasan psikologis karena terasa lebih sepadan dengan uang yang dikeluarkan.

Berawal dari permintaan sederhana pelanggan, melalui proses eksperimen selama berbulan-bulan, hingga didorong popularitas idol K-Pop dan tren tekstur makanan di Korea, Dubai Chewy Cookie akhirnya berkembang menjadi salah satu camilan yang viral. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : detikfood