5 Hal Menarik Tentang Shingleback, Si Kadal Berperisai

0
Shingleback
Ilustrasi Kadal Shingleback (Tiliqua rugosa), atau kadal berekor pendek. Foto : Istock

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Di antara beragam reptil unik dunia, Shingleback menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Kadal yang juga dikenal sebagai “kadal berperisai” ini memiliki bentuk tubuh khas dengan sisik kasar menyerupai potongan genting, serta perilaku yang tidak biasa dibandingkan reptil lain.

Berasal dari wilayah Australia, shingleback tidak hanya unik secara fisik, tetapi juga memiliki sejumlah karakteristik yang membuatnya berbeda. Berikut lima hal menarik tentang reptil satu ini.

  1. Memiliki Ekor yang Mirip Kepala
    Salah satu ciri paling mencolok dari shingleback adalah ekornya yang pendek dan menyerupai kepala. Bentuk ini berfungsi sebagai mekanisme pertahanan untuk mengelabui predator, sehingga mereka kesulitan membedakan bagian tubuh yang vital.
  2. Setia pada Pasangan
    Berbeda dengan banyak reptil lain, shingleback dikenal sebagai hewan monogami. Mereka dapat mempertahankan pasangan yang sama selama bertahun-tahun, bahkan sering terlihat berjalan bersama di alam liar.
  3. Tubuh Berlapis “Perisai”
    Sisik kasar dan tebal yang menutupi tubuhnya memberikan perlindungan ekstra dari ancaman luar. Inilah yang membuatnya dijuluki sebagai kadal berperisai.
  4. Umur Relatif Panjang
    Shingleback termasuk reptil dengan usia hidup yang cukup panjang. Di alam liar, mereka bisa hidup hingga puluhan tahun, menjadikannya salah satu spesies kadal yang memiliki daya tahan tinggi.
  5. Gerakan Lambat tapi Tangguh
    Meski dikenal lambat, shingleback memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik. Mereka mampu beradaptasi di lingkungan kering dengan sumber makanan terbatas, seperti tumbuhan dan serangga kecil.
Baca Juga :  Renyah dan Lumer di Mulut! Resep Garlic Cheese Naan Gurih yang Mudah Dibuat di Rumah

Keunikan Shingleback tidak hanya menjadikannya menarik untuk dipelajari, tetapi juga penting dalam ekosistem sebagai bagian dari rantai makanan. Keberadaannya menjadi pengingat akan keragaman hayati yang perlu dijaga dan dilestarikan.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com