Guru PAUD di Cigudeg Kehilangan Motor, Warga Kaitkan dengan Penutupan Tambang

0
Guru PAUD di Cigudeg
Tangkapan layar detik-detik curanmor milik seorang guru di Cigudeg. Foto : Ist

NARASITODAY.COM, BOGORAksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Kali ini menimpa seorang guru PAUD Insan Cita Yayasan Baitul Ilmi, Ibu Elpa, yang kehilangan sepeda motor pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 14.36 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di area parkir gedung yayasan yang berada di Desa Wargajaya.

Motor milik korban yang diparkir di lokasi tersebut diduga dibobol menggunakan alat khusus oleh pelaku.

Kepala PAUD Insan Cita, Yuda Nopriyadi, mengatakan kejadian itu cukup mengejutkan dan menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekolah.

Ia menilai situasi keamanan di wilayah tersebut belakangan ini mulai terasa berbeda.

“Motor milik salah satu guru kami hilang saat diparkir di area yayasan. Kami cukup khawatir karena kejadian ini mengganggu aktivitas belajar mengajar dan membuat tenaga pendidik merasa tidak aman,” ujar Yuda.

Baca Juga :  Demonstrasi Iran Memasuki Fase Paling Berdarah, Korban Tewas Tembus 2.000 Orang

Menurutnya, sejak aktivitas tambang di wilayah Cigudeg dan sekitarnya dihentikan, kondisi sosial di masyarakat perlahan berubah. Ia menduga meningkatnya tindak kriminalitas tidak lepas dari dampak ekonomi yang dirasakan sebagian warga.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihak yayasan berencana melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cigudeg.

Selain itu, pengamanan di lingkungan sekolah juga akan diperketat dengan pemasangan kamera pengawas (CCTV) tambahan serta perbaikan sistem keamanan area parkir.

“Ke depan kami akan memperkuat pengamanan, termasuk pemasangan CCTV tambahan dan memperbaiki pagar area parkir agar lebih aman,” katanya.
Keresahan serupa sebelumnya juga terjadi di wilayah lain di Kecamatan Cigudeg.

Baca Juga :  Bawaslu Kabupaten Bogor Fokus Awasi Kampanye, Money Politik, dan Hoaks di Masa Tenang Pilkada 2024

Seorang pelajar bernama Sulwatun Nadiyah (21), warga Kampung Lebak Wangi Girang, Desa Rengasjajar, kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya pada Jumat (7/3/2026) menjelang waktu berbuka puasa.

Motor yang saat itu dalam kondisi terkunci stang dilaporkan hilang sekitar pukul 18.00 WIB ketika korban hendak memasukkan kendaraan tersebut ke dalam rumah.

Selain dua kejadian tersebut, seorang warga lainnya hampir menjadi korban pencurian motor pada Sabtu (7/3/2026) malam. Sepeda motor Honda Vario miliknya sempat dibobol oleh pelaku, namun berhasil diselamatkan sebelum dibawa kabur.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cigudeg, Ade, menilai maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut patut menjadi perhatian bersama.

Baca Juga :  Setelah Kepergian Amorim, Sporting CP Memilih Rui Borges untuk Memimpin di UEFA Conference League

Ia menduga kondisi tersebut berkaitan dengan dampak sosial-ekonomi setelah penutupan sejumlah tambang di kawasan Cigudeg dan Rumpin.

“Banyak pekerja tambang yang kehilangan mata pencaharian. Situasi ekonomi masyarakat menjadi berat, sementara bantuan atau solusi dari pemerintah belum sepenuhnya dirasakan warga,” kata Ade.

Ia juga mengimbau para korban untuk segera melaporkan setiap kejadian kriminal kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara hukum.

Warga berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli dan pengawasan di lingkungan permukiman.

Mereka juga meminta pemerintah memberikan solusi nyata terhadap dampak ekonomi pasca penutupan tambang agar kondisi sosial masyarakat tetap stabil.

Wartawan : Andreas