Kecelakaan Motor Tewaskan Dua Orang di Jalan Raya Puncak Bogor

0
truk tangki
Ilustrasi kaca mobil pecah. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, CISARUA – Keheningan dini hari di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, berubah menjadi duka mendalam. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Honda Beat dan truk mogok merenggut nyawa dua orang di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, pada Rabu (11/3/2026).

Insiden tragis ini terjadi tepat saat jarum jam menunjukkan pukul 02.30 WIB. Di bawah langit malam yang tenang tanpa guyuran hujan, aspal kering Jalur Puncak yang terkenal dengan kontur menurunnya justru menjadi saksi bisu lepasnya nyawa dua pengendara tersebut.

“Akibat dari kecelakaan itu, dua orang meninggal dunia, pengendara dan penumpang Honda Beat,” lapor Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga :  Bangkok Catat Korban Tewas Terbanyak Saat Songkran, Sepeda Motor Dominasi Kecelakaan

Menabrak di Jalan Lurus

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kedua korban yang berboncengan melaju dari arah Puncak menuju arah Simpang Gadog. Jalur yang mereka lalui sebenarnya merupakan trek lurus dengan marka jalan terputus. Namun, di jalur lurus dan menurun panjang tersebut, sebuah bahaya tak terduga menanti.

“Kondisi cuaca malam hari tidak hujan, aspal kering, kontur geografis jalan lurus menurun panjang, dari arah Puncak menuju Gadog serta terdapat garis marka tengah jalan terputus,” jelas Ipda Ares menggambarkan situasi di lokasi.

Baca Juga :  Fungsi Tiap Isi Tas Siaga Bencana dan Kenapa Penting Dipersiapkan Sejak Dini

Malang tak dapat ditolak, motor yang ditumpangi korban menghantam bagian belakang sebuah truk yang sedang berhenti di badan jalan. Truk tersebut diketahui mengalami kendala teknis berupa patah as roda sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Luka Serius dan Evakuasi

Benturan keras itu seketika mengakibatkan luka fatal. Pengendara motor berinisial HAS (34) menderita cedera serius di bagian kepala. Sementara itu, rekannya yang membonceng, FZ (21), mengalami luka berat pada bagian kepala dan dada.

Baca Juga :  Dishub Siapkan Buka-Tutup Jalur Selama Perbaikan Jalan Janala-Lebakwangi Rumpin

Luka-luka yang dialami keduanya begitu parah hingga mereka tak sempat mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut. “Korban meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara), lalu dibawa ke Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo, Cisarua,” pungkas Ipda Ares.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat pahit bagi para pengguna jalan akan bahaya kendaraan mogok di jalur minim penerangan, serta perlunya kewaspadaan ekstra saat melintasi turunan panjang Puncak yang kerap memancing laju kendaraan lebih cepat dari semestinya.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com