NARASITODAY.COM, BOGOR – Kesunyian di sebuah rumah di Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, akhirnya pecah oleh aroma tak sedap yang menyeruak ke jalanan. Seorang pria lanjut usia berinisial K (70) ditemukan meninggal dunia di dalam kediamannya pada Rabu (11/3/2026) dini hari, mengakhiri hari-hari sepinya yang luput dari pantauan warga.
Peristiwa ini bermula ketika sekumpulan remaja yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi pada pukul 02.00 WIB mencium bau menyengat dari arah rumah korban. Rasa curiga membawa mereka melapor ke Ketua RT setempat. Saat diperiksa, pintu rumah rupanya tidak terkunci, seolah memberi jalan bagi warga untuk menemukan jawaban atas misteri bau tersebut.
Evakuasi di Keheningan Malam
Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, mengonfirmasi bahwa penemuan tersebut segera ditindaklanjuti oleh tim gabungan dari berbagai unsur penyelamat.
“Telah dilaksanakan proses evakuasi penemuan mayat di sebuah rumah. Evakuasi dilakukan oleh BPBD Kabupaten Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, PMI Kabupaten Bogor, serta personel piket fungsi Polsek Parung,” ujar Kompol Maman, Rabu (11/3/2026).
Saat petugas dan warga masuk ke dalam rumah, kondisi korban sudah sangat memprihatinkan. “Warga menemukan korban dalam posisi telentang dan sudah mengeluarkan bau tidak sedap yang diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya,” tambah Maman.
Kepergian pria 70 tahun ini diduga kuat akibat kondisi kesehatan yang menurun tanpa ada yang mendampingi. Berdasarkan penelusuran pihak kepolisian dan keterangan dari pihak keluarga, K diketahui mengidap penyakit kronis.
“Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan tidak terlihat keluar rumah sekitar lima hari terakhir,” jelas Kapolsek Parung.
Masa “hilangnya” korban selama lima hari dari pandangan tetangga menjadi kepingan puzzle yang menjelaskan mengapa jenazah ditemukan dalam kondisi sudah beraroma tidak sedap. Pihak keluarga menyatakan keikhlasannya dan memilih untuk tidak memperpanjang proses hukum melalui autopsi.
“Pihak keluarga kemudian menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah,” pungkas Maman. Usai dievakuasi ke rumah sakit untuk pembersihan, jenazah korban segera diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak. Hingga berita ini diturunkan, “situasi di lokasi aman dan kondusif.”.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













