Trump Janji Amankan Selat Hormuz dari Ancaman Iran

0
Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Foto : aa.com.tr

NARASITODAY.COM,WASHINGTON D.C. – Aroma mesiu kembali tercium di koridor diplomasi Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru saja melayangkan peringatan keras melalui akun media sosial resminya, menegaskan komitmen Washington untuk “membebaskan” Selat Hormuz dari bayang-bayang ancaman Iran.

Meski mengklaim kekuatan militer Teheran telah lumpuh secara sistemik, Trump menilai negara tersebut masih memiliki kuku-kuku tajam yang mampu menggores stabilitas perdagangan energi dunia. Ia menyebut penggunaan drone, ranjau laut, hingga rudal jarak pendek sebagai ancaman nyata yang harus segera diredam.

Baca Juga :  Super Flu H3N2 Sudah Ada di Indonesia, Bogor Aman?

Menggalang Kekuatan di Jalur Sempit

Trump tidak berencana bergerak sendiri. Ia memanggil negara-negara raksasa yang menggantungkan nasib energinya pada selat sempit ini seperti China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris—untuk ikut mengerahkan armada tempur mereka.

“Banyak negara, terutama yang terdampak oleh upaya Iran menutup Selat Hormuz, akan mengirimkan kapal perang bersama Amerika Serikat untuk menjaga agar selat tersebut tetap terbuka dan aman,” tulis Trump dalam unggahannya.

Langkah ini diambil mengingat Selat Hormuz bukan sekadar perairan biasa; ia adalah “tenggorokan” bagi ekonomi global. Sekitar seperlima pasokan minyak dunia mengalir melalui celah sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab ini. Gangguan kecil di sini bisa berarti guncangan besar bagi harga energi di pasar internasional.

Baca Juga :  Kabinet Merah Putih Bahas Lengkap Isu Ketahanan Pangan dan Energi di Pertemuan Terbaru

Ultimatum dari Ruang Oval

Nada bicara Trump kali ini tidak menyisakan banyak ruang untuk negosiasi. Ia mengisyaratkan kesiapan militer AS untuk mengambil tindakan agresif, termasuk potensi pemboman besar-besaran di sepanjang garis pantai Iran dan instruksi untuk menembak kapal-kapal yang dianggap mengancam pelayaran internasional.

Baca Juga :  Hilirisasi Baterai EV Indonesia Melesat, Presiden Prabowo Pimpin Peletakan Batu Pertama

Fokus utamanya jelas: memastikan jalur perdagangan tetap mengalir tanpa hambatan, apa pun taruhannya.

“Dengan satu atau lain cara, kita akan segera membuka, mengamankan, dan membebaskan Selat Hormuz,” tegas Trump menutup pernyataannya.

Kini, mata dunia tertuju pada bagaimana negara-negara sekutu dan rival bereaksi terhadap seruan ini. Apakah koalisi maritim ini akan terbentuk, atau justru memicu eskalasi baru di kawasan yang sudah lama membara tersebut?.***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber