Harga BBM Non-Subsidi di Pertamina Tetap Stabil Per 1 April 2026, Masyarakat Diminta Cerdas Mengelola Informasi

0
Juli 2026
Ilustrasi Pom bensin. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Harapan masyarakat akan kestabilan biaya hidup mendapat angin segar di awal kuartal kedua tahun ini. Memasuki bulan April 2026, PT Pertamina (Persero) secara resmi memutuskan untuk tidak mengubah harga Bahan Bakar Minyak (BBM), termasuk pada lini produk non-subsidi.

Langkah ini tergolong menarik, mengingat biasanya tanggal 1 setiap bulan menjadi momen krusial bagi penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengikuti dinamika harga minyak dunia. Namun, berdasarkan pantauan di situs resmi MyPertamina hingga Senin (6/4/2026), label harga di seluruh SPBU Pertamina masih setia pada angka yang berlaku sejak bulan Maret lalu.

Keputusan ini bukan tanpa dasar. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam sebuah konferensi pers menegaskan bahwa pemerintah memegang kendali penuh untuk menjaga stabilitas harga demi masyarakat.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Pertamina Mengguncang Kepercayaan Konsumen, Shell dan BP Menjadi Alternatif

“Kami sampaikan terkait penyesuaian harga. Kami sampaikan perintah Pak Presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun, flat pakai harga sekarang,” ungkapnya.

Fokus pada Stabilitas Nasional

Bagi para pengguna Pertamax di wilayah Jakarta dan sekitarnya, harga masih dipatok di angka Rp 12.300 per liter. Begitu pula dengan lini produk unggulan lainnya seperti Pertamax Green 95 (Rp 12.900), Pertamax Turbo (Rp 13.100), Dexlite (Rp 14.200), dan Pertamina Dex (Rp 14.500).

Pemerintah tampaknya ingin memberikan kepastian di tengah arus informasi yang terkadang simpang siur. Menteri ESDM pun menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk merujuk pada data resmi otoritas guna menghindari kepanikan.

Baca Juga :  Lebaran Tanpa Almond Cookies? Ini Resep Istimewa yang Wajib Anda Coba

“Untuk BBM non subsidi, kami dengan tim Pertamina maupun SPBU swasta lain sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai, itu kapan? tunggu dulu, artinya belum ada penyesuaian harga, masih tetap sama,” tegas sang Menteri.

Ia pun menambahkan sebuah pesan penting bagi publik: “Saya minta masyarakat info yang dipegang itu dari pemerintah, selain itu saya mohon kita lebih cerdas mengelola info. Tujuannya agar tetap stabil.”

Daftar Harga BBM Pertamina per 1 April 2026

Meski secara nasional cenderung stabil, terdapat perbedaan harga tipis antar wilayah karena pengaruh Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing provinsi. Berikut adalah rangkuman harga untuk beberapa wilayah kunci:

Wilayah Pertamax Pertamax Turbo Dexlite Pertamina Dex
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat Rp 12.300 Rp 13.100 Rp 14.200 Rp 14.500
Aceh, Sumatera Utara, Lampung Rp 12.600 Rp 13.350 Rp 14.500 Rp 14.800
Sumatera Barat, Riau Rp 12.900 Rp 13.650 Rp 14.800 Rp 15.100
Kalimantan & Sulawesi Rp 12.600 Rp 13.350 Rp 14.500 Rp 14.800
Papua Rp 13.050 Rp 14.050 Rp 14.500
Baca Juga :  Sastra Winara Sebut Program Milik Salah Satu Paslon Bupati Bogor Ngawur

Sementara itu, harga BBM subsidi jenis Pertalite (Rp 10.000/liter) dan Solar Subsidi (Rp 6.800/liter) dipastikan tetap tidak bergeming, melanjutkan sejarah kestabilan harga yang sudah terjaga sejak September 2022.

Kebijakan ini diharapkan menjadi “bantalan” ekonomi bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas harian tanpa harus terbebani oleh kenaikan biaya transportasi di awal bulan ini.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com