NARASITODAY.COM, CALIFORNIA – Akhir pekan yang mencekam di Riverside County, sekitar 64 mil di timur Los Angeles, perlahan berganti dengan kelegaan. Kepulan asap tebal yang sejak Jumat (3/4/2026) menyelimuti langit California Selatan mulai menipis seiring keberhasilan petugas pemadam kebakaran menjinakkan “Springs Fire”, kebakaran hutan hebat yang sempat memicu evakuasi massal.
Api yang berkobar di dekat kota Moreno Valley ini menghanguskan lahan seluas 6,3 mil persegi. Wilayah yang dikenal sebagai area rekreasi padat penduduk dengan populasi sekitar 200.000 jiwa tersebut sempat berada dalam status siaga tinggi saat angin Santa Ana bertiup kencang hingga 72 km/jam, mendorong lidah api mendekati pemukiman.
Titik Balik di Garis Pertahanan
Drama pemadaman mencapai titik balik pada Sabtu pagi. Melemahnya hembusan angin memberikan ruang bernapas bagi 260 personel yang berjibaku di darat. Bantuan armada udara juga dikerahkan secara masif untuk menjatuhkan cairan penghambat api (retardant) guna memutus jalur penjalaran si jago merah.
Spesialis Informasi Keselamatan Publik untuk Departemen Pemadam Kebakaran Riverside County, Terra Fernandez, mengonfirmasi bahwa tingkat pengendalian api melonjak drastis dari hanya 25% pada Jumat menjadi 75% pada Sabtu.
Uniknya, alam turut membantu petugas. Jalur berkuda alami yang membelah kawasan tersebut menjadi akses krusial bagi kru untuk membangun garis pertahanan perimeter yang efektif.
“Ini sudah cukup terkendali,” ujar Fernandez saat memberikan keterangan mengenai status terkini kebakaran tersebut, sebagaimana dikutip dari Daily Herald, Senin (6/4/2026).
Kepulangan Warga dan Langit yang Kembali Biru
Berita terbaik bagi ribuan warga yang sempat mengungsi adalah tidak adanya laporan mengenai kerusakan struktur bangunan atau rumah tinggal. Keberhasilan menahan laju api sebelum menyentuh pemukiman membuat otoritas mulai mencabut perintah evakuasi secara bertahap sejak Sabtu pagi.
Fernandez mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan sudah jauh lebih kondusif dibandingkan hari-hari sebelumnya. Meskipun beberapa zona kecil masih berada di bawah pengawasan ketat hingga Sabtu siang, sebagian besar warga kini telah diperbolehkan kembali ke kediaman masing-masing.
Penyelidikan Berlanjut
Hingga Minggu (5/4/2026), pihak Cal Fire mencatatkan tingkat pengendalian api telah mencapai angka impresif 95%. Meski ancaman langsung telah berlalu, petugas tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang muncul kembali.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya titik api pertama Springs Fire masih menjadi misteri. Tim investigasi dari pihak berwenang dilaporkan tengah menyisir lokasi awal kebakaran untuk mencari bukti-bukti penyebab kejadian guna mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














