Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Koperasi Bahas Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih

0
Sekretariat Kabinet
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Koperasi Ferry Juliantono.Foto : beritajejakfakta.id

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Temaram lampu kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, sebuah langkah besar bagi penguatan ekonomi akar rumput tengah dirancang. Senin malam (20/4/2026), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Koperasi Ferry Juliantono untuk membahas agenda krusial yaitu rekrutmen nasional 30.000 Manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Pertemuan ini menjadi momen krusial untuk mengevaluasi jalannya pendaftaran yang telah dibuka sejak 15 April hingga 24 April 2026 mendatang. Program ini bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan upaya pemerintah dalam menyuntikkan profesionalisme ke dalam nadi ekonomi desa di seluruh pelosok Indonesia.

Baca Juga :  Sebelum Pilih Boarding School, Cek Dulu 7 Hal Penting Ini

Mencari Nakhoda Ekonomi Lokal

Program Kopdes Merah Putih dirancang untuk mengubah wajah koperasi desa menjadi lebih modern dan akuntabel. Melalui rekrutmen ini, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap unit koperasi di tingkat desa memiliki nakhoda yang kompeten untuk menggerakkan potensi ekonomi lokal.

Dalam keterangan resminya, pihak Sekretariat Kabinet menekankan bahwa para manajer terpilih akan mengemban tanggung jawab besar sebagai motor penggerak masyarakat sekitar.

“Rekrutmen ini bertujuan menjaring calon manajer yang nantinya akan mengelola unit koperasi desa. Para manajer tersebut juga akan memimpin tenaga kerja koperasi yang berasal dari masyarakat setempat sebagai anggota Kopdes Merah Putih,” tulis akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga :  Prasetyo Hadi Buka Suara Soal Dana Desa Dialihkan ke Kopdes, Ini Penjelasannya

Pemberdayaan Masyarakat Setempat

Program ini terlihat dari model keanggotaannya. Para manajer tidak akan bekerja sendirian di menara gading; mereka diwajibkan merangkul dan memimpin warga lokal sebagai bagian inti dari ekosistem koperasi tersebut. Dengan demikian, penyerapan tenaga kerja di tingkat desa diharapkan dapat meningkat secara signifikan seiring dengan berkembangnya unit-unit usaha koperasi.

Baca Juga :  Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Tegaskan Komitmen Tangani Anak Tidak Sekolah melalui Perpres ATS

Pertemuan antara Seskab Teddy dan Menteri Ferry Juliantono malam itu menegaskan komitmen pemerintah bahwa penguatan ekonomi nasional harus dimulai dari fondasi yang paling dasar, yaitu desa.

Dengan sisa waktu pendaftaran yang tinggal menghitung hari, antusiasme putra-putri terbaik daerah diharapkan terus meningkat untuk ikut serta dalam gerakan “Merah Putih” di bidang perkoperasian ini.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin mempercepat akselerasi pembentukan koperasi desa yang mandiri, transparan, dan mampu bersaing di tengah tantangan ekonomi global yang kian dinamis.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com