Kabar Pembentukan Badan Khusus Ekspor Kian Menguat, Respons Menteri dan Pengamat Masih Diduga-Duga

0
Ekspor
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: MI/Ramdani.

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Kabar mengenai rencana pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membentuk Badan Khusus Ekspor kian menguat di ibu kota. Kendati desas-desus ini telah menjadi buah bibir di kalangan pelaku usaha hingga ekonom, atmosfer penuh teka-teki justru menyelimuti koridor kementerian. Para menteri terkait memilih untuk kompak menutup rapat informasi terperinci mengenai kepastian badan baru tersebut.

Terasa dari bagaimana para pembantu presiden merespons kejaran awak media. Di tengah hiruk-pikuk Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) misalnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tampak enggan menjelaskan secara detail blueprint dari badan yang disebut-sebut akan memegang kendali besar atas arus komoditas nasional tersebut.

Baca Juga :  India Teken Kesepakatan Ekspor Rudal BrahMos dengan Vietnam dan Dekati Kesepakatan Serupa dengan Indonesia

“Kita lihat nanti,” terang Bahlil singkat di Kantor Kementerian ESDM, dikutip Rabu (20/05/2026).

Kompak Menepis dan Menanti Esok Hari

Setali tiga uang dengan Bahlil, CEO Danantara Indonesia yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, setali tiga uang. Usai menghadiri pertemuan di Kantor Kementerian ESDM, Rosan bergegas menghindari cecaran pertanyaan lebih lanjut dari wartawan dan meminta semua pihak untuk bersabar hingga hari esok.

“Nanti ya. Sudah nunggu besok saja ya, besok saja,” ujar Rosan pada kesempatan yang sama.

Sementara itu, di lokasi terpisah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga mengaku tak tahu menahu mengenai struktur maupun regulasi dari badan ekspor yang ramai diisukan tersebut. Menurut Purbaya, kebijakan strategis semacam ini sepenuhnya berada di kantong presiden dan akan diumumkan langsung oleh kepala negara.

Baca Juga :  Warganet Khawatirkan Kondisi Rumah Tangga Via Vallen Setelah Unggah Kalimat Galau

“Wah saya enggak tahu, nanti Presiden ngumumin itu,” kata Purbaya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (19/05/2026).

Isu Pembeli Tunggal Komoditas (Sole Buyer)

Berdasarkan isu yang beredar luas di kalangan pelaku ekonomi, Badan Khusus Ekspor ini kabarnya dirancang untuk memiliki fungsi yang sangat strategis dan masif. Badan ini dirumorkan akan beroperasi sebagai pembeli tunggal dari komoditas ekspor tertentu asal Indonesia, sebelum nantinya komoditas tersebut dijual kembali dan dikirim ke negara-negara pembeli di luar negeri.

Baca Juga :  PM Sanae Takaichi Tolak Dukungan Perempuan Naik Takhta sebagai Kaisar Jepang

Jika rumor ini benar, maka tata niaga perdagangan internasional Indonesia dipastikan akan mengalami perombakan besar-besaran.

Namun, penting dicatat bahwa hingga saat ini pemerintah sejatinya belum memberikan informasi detail atau rilis resmi terkait rumor yang beredar ini. Kepastian mengenai nasib pembentukan badan ekspor ini tampaknya akan terjawab dalam waktu dekat.

Kabarnya, badan baru tersebut akan diumumkan besok secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Gedung DPR, bertepatan dengan pidato penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com