Aldila Sutjiadi Berpeluang Raih Gelar Ketujuh di WTA Tour Setelah Melangkah ke Final Morocco Open 2026

0
Aldila Sutjiadi
srikandi tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi.Foto : imsport.tv

NARASITODAY.COM, RABAT – Sinar mentari di kota Rabat, Maroko, menjadi saksi bisu perjuangan pantang menyerah srikandi tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi. Petenis ganda putri andalan tanah air ini selangkah lagi berpeluang merengkuh trofi juara ketujuh sepanjang kariernya di panggung bergengsi WTA Tour.

Kepastian ini diraih setelah Aldila yang berpasangan dengan petenis gaek sarat pengalaman asal Rusia, Vera Zvonareva, sukses mengamankan tiket final Morocco Open 2026 atau Grand Prix SAR La Princesse Lalla Meryem 2026. Duet lintas negara ini melaju ke partai puncak usai menumbangkan perlawanan sengit pasangan Katarzyna Piter/Nika Radisic melalui laga yang menguras emosi.

Langkah Aldila/Zvonareva sempat pincang di awal laga setelah harus merelakan set pertama lepas dengan skor 4-6. Namun, mental baja berbicara di atas lapangan tanah liat Maroko. Duet Indonesia-Rusia ini bangkit secara luar biasa pada set kedua dengan performa dominan 6-2, sebelum akhirnya mengunci kemenangan dramatis 10-6 pada babak penentuan (super tie-break).

Baca Juga :  Negara-Negara Asing Keluarkan Imbauan Keamanan Terkait Aksi Demonstrasi di Indonesia

Menantang Duet Asia-Eropa di Partai Puncak

Pada laga perebutan takhta juara nanti, Aldila/Zvonareva sudah ditunggu oleh kombinasi Asia-Eropa lainnya, yaitu Eudice Chong (Hong Kong) dan Magali Kempen (Belgia).

Pasangan non-unggulan tersebut melenggang ke final setelah membuat kejutan besar dengan menumbangkan unggulan keempat, Anastasia Detiuc/Irina Khromacheva, lewat kemenangan straight set yang meyakinkan, 6-4 dan 6-1.

Bagi Aldila, laga ini akan menjadi final ke-11 sepanjang kiprahnya di turnamen level WTA Tour Finals. Rekor petenis berusia 31 tahun ini di partai final terbilang cukup impresif yaitu dari 10 laga perebutan gelar juara yang pernah ia lakoni sebelumnya, Aldila berhasil naik podium tertinggi sebanyak enam kali dan empat kali harus puas menyandang predikat runner-up.

Momen terakhir kali Aldila mencicipi atmosfer final dan keluar sebagai kampiun terjadi pada Oktober 2025 di ajang Chennai Open. Kala itu, ia yang berpasangan dengan petenis muda Indonesia, Janice Tjen, sukses menjinakkan perlawanan Storm Hunter/Monica Niculescu dengan skor ketat 7-5, 6-4.

Baca Juga :  UEFA Tetapkan Aturan Baru: Tuan Rumah Euro 2028 Tidak Otomatis Lolos

Tandem Baru, Ambisi Baru

Menariknya, ini adalah kali pertama Aldila berhasil menembus babak final sejak berpasangan dengan Vera Zvonareva. Eksperimen bongkar pasang ganda putri memang akrab dalam karier profesional Aldila.

Baca Juga :  Persib Bandung Tancap Gas, Siap Pertahankan Takhta Indonesia Super League 2025/2026

Sebelum klop dengan Zvonareva dan Janice Tjen, petenis terbaik Indonesia ini tercatat pernah menggandeng deretan bintang tenis dunia di berbagai final terdahulu, mulai dari Astra Sharma, Miyu Kato, Erin Routliffe, Asia Muhammad, hingga Giuliana Olmos.

Sebagai informasi, WTA Tour merupakan kasta tertinggi dalam rangkaian turnamen tenis profesional putri dunia, yang kastanya berada di atas kategori WTA 125 (WTA Challenger). Rangkaian turnamen elite WTA Tour ini dibagi menjadi tiga level poin dan prestise, yaitu WTA 250, WTA 500, hingga yang tertinggi WTA 1000. Kebangkitan di Rabat akhir pekan ini diharapkan mampu memperpanjang napas prestasi tenis Indonesia di radar dunia.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com