HP Bek Persib Frans Putros Raib Dicopet di Tengah Lautan Manusia Pawai Juara

0
Persib
Frans Dhia Jirjis Haddad, dikenal sebagai Frans Putros, adalah pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai bek tengah atau bek kanan untuk klub Liga Super, Persib Bandung.Foto : ileague.id

NARASITODAY.COM, BANDUNG – Jalanan Kota Bandung berubah menjadi lautan biru yang membara pada Minggu (24/5/2026). Ribuan bobotoh tumpah ruah ke jalanan, menyalakan suar, dan meneriakkan yel-yel kemenangan demi menyambut konvoi armada Persib Bandung yang sukses merengkuh trofi Super League musim ini. Namun, di tengah gemuruh pesta rakyat yang begitu meriah, nasib kurang beruntung justru menimpa salah satu pahlawan lapangan hijau Maung Bandung, Frans Putros.

Bek andalan Pangeran Biru tersebut terpaksa menelan pil pahit setelah telepon selular miliknya raib digondol pencopet yang memanfaatkan situasi berjejal di tengah hiruk-pikuk parade juara.

Kabar hilangnya ponsel milik Frans Putros tersebut dikonfirmasi langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Kendati sempat diwarnai aksi kriminalitas jalanan dan kepadatan yang masif, Farhan menilai secara garis besar agenda pawai kemenangan Persib Bandung ini berlangsung kondusif.

Baca Juga :  Persija Minta Maaf Setelah Insiden Kekerasan di Laga El Clasico

“Secara keseluruhan sekarang ini sebetulnya berjalan sangat lancar, tapi memang ketika pemain akan dibawa ke pendopo untuk istirahat dan titik terakhir, ya tersendat ya karena enggak ada kendaraan yang bisa tembus. Jadi terpaksa jalan,” ungkap Farhan seperti dikutip dari detikcom, Senin (25/5/2026).

Farhan menambahkan bahwa selain insiden copet yang menimpa Frans Putros, para pemain Persib juga sempat menjadi sasaran kegemasan para penggemar paruh baya saat berjalan kaki membelah kerumunan.

“Putros kehilangan handphone itu insiden yang saya tahu. Yang lain beberapa, ya, rada dikoetan lah ku ibu-ibu (agak dicakar oleh ibu-ibu),” canda Farhan menambahkan.

Baca Juga :  Jay Idzes Masuk Bidikan AC Milan untuk Perkuat Lini Belakang

Suporter Pingsan hingga Umuh Muchtar Kelelahan

Saking padatnya animo masyarakat yang ingin menyaksikan piala dari dekat, ketegangan fisik tidak dapat dihindarkan. Farhan mengakui ada beberapa laporan mengenai penonton yang pingsan akibat kekurangan oksigen di tengah himpitan massa. Bahkan, Manajer Legendaris Persib, Umuh Muchtar, dilaporkan sempat mengalami kelelahan akut hingga harus mendapatkan penanganan intensif dari tim medis di lapangan.

Wali Kota Bandung menjelaskan bahwa peningkatan kepadatan dan adanya korban pingsan tahun ini dipicu oleh perubahan rute dan lokasi titik kumpul yang jauh lebih sempit dibanding perayaan juara pada musim sebelumnya.

Baca Juga :  Kastaneer Siap Beraksi di Liga 1, Berharap Kluivert Bawa Prestasi untuk Garuda

“Iya, karena memang enggak ada yang salah. Karena gini, kenapa tahun lalu tidak terjadi? Satu, jarak pawainya hanya 2 km. Yang sekarang 5 km. Tahun lalu ditampungnya di Gasibu yang daya tampungnya tiga kali lipat daripada Alun-alun Kota Bandung. Jadi ya, kepadatannya, jadi wajar aja terjadi gitu,” papar Farhan menerangkan evaluasi teknisnya.

Setelah parade panjang yang menguras energi sejak Minggu pagi tersebut usai, Farhan memastikan seluruh penggawa Persib Bandung langsung diarahkan untuk pulang ke kediaman masing-masing. Manajemen klub dipastikan tidak akan menggelar acara seremonial atau pesta perayaan tambahan lain demi menjaga masa pemulihan fisik para pemain.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com