NARASITODAY.COM,JAKARTA – Kabar baik bagi para pejuang masa depan di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi merombak struktur Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK/sederajat untuk tahun 2026 dengan memperluas ruang bagi keragaman bakat anak bangsa.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya jumlah mata pelajaran (mapel) pilihan yang disediakan pemerintah hanya mentok di angka 19, maka pada pelaksanaan TKA 2026 jumlah tersebut melonjak drastis menjadi 69 mapel.
Ledakan jumlah ini terjadi berkat disuntikkannya 50 mata pelajaran baru yang dirancang khusus berbasis program keahlian vokasi bagi siswa SMK. Terobosan ini membuat TKA tidak lagi sekadar menjadi “tiket pemesanan kursi” di bangku kuliah, melainkan juga bertransformasi menjadi portofolio resmi atau bukti sah kompetensi untuk menunjang karier langsung di dunia kerja.
Meskipun pilihan di atas meja ujian kini jauh lebih melimpah, aturan main bagi para siswa dipastikan tidak akan berubah atau memberatkan mereka.
“Tetapi tetap, dari total 69 mata pelajaran pilihan, setiap murid hanya memilih dua,” tutur Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Kapusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, dalam acara Taklimat Media Hasil TKA di Jakarta.
Pihak kementerian menegaskan bahwa langkah berani ini diambil demi meruntuhkan stigma bahwa ujian nasional bersifat kaku. Penambahan rumpun vokasi ini diharapkan mampu memayungi keunikan minat setiap siswa yang berbeda-beda.
“Jadi harapannya bisa lebih mengakomodir keragaman bakat dan minat murid-murid kita, termasuk keragaman aspirasi karier maupun aspirasi melanjutkan studi murid-murid kita semua,” imbuh Rahmawati menjelaskan esensi dari kebijakan baru tersebut.
Teknis Ujian: 120 Menit Penentu Langkah
Secara teknis, mata pelajaran pilihan yang telah dikunci oleh siswa akan diujikan pada hari keempat pelaksanaan TKA. Setiap siswa akan berhadapan dengan total 50 soal dari dua mapel yang mereka pilih (masing-masing mapel berisi 25 soal), dengan alokasi waktu pengerjaan yang cukup ketat, yakni 60 menit per mata pelajaran.
Berikut adalah peta opsi mata pelajaran pilihan TKA SMA/SMK/Sederajat 2026 yang dapat dikombinasikan oleh siswa:
- Matematika tingkat lanjut
- Bahasa Indonesia tingkat lanjut
- Bahasa Inggris tingkat lanjut
- Kelompok Sains & Sosial: Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Antropologi.
- Pendidikan Pancasila/PPKN
- Rumpun Bahasa Asing: Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Korea, Bahasa Arab, Bahasa Perancis, Bahasa Jerman.
- Projek/Produk Kreatif dan Kewirausahaan
- 50 Mata Pelajaran khusus Program Keahlian Vokasi (Baru)
Waktu Longgar untuk Menimbang Pilihan
Menyadari bahwa memilih masa depan tidak bisa dilakukan tergesa-gesa, Kemendikdasmen sengaja mengulur masa pendaftaran TKA 2026 menjadi satu bulan penuh mulai Agustus mendatang. Rentang waktu yang longgar ini sengaja diberikan agar para siswa bisa berkonsultasi secara mendalam dengan guru bimbingan konseling maupun orang tua sebelum mengetuk palu pilihan mapel mereka.
Bagi para siswa yang akan bersiap, berikut adalah lini masa utuh pelaksanaan TKA SMA/SMK/sederajat tahun 2026:
- Pendaftaran Akun & Mapel: 18 Agustus – 27 September 2026
- Simulasi Ujian: 21 – 27 September 2026
- Gladi Bersih Sistem: 5 – 18 Oktober 2026
- Pelaksanaan Ujian Utama: 26 Oktober – 8 November 2026
- Pelaksanaan Ujian Susulan: 16 – 29 November 2026
- Pengolahan Nilai & Hasil: 8 November – 22 Desember 2026
- Pengumuman Hasil Resmi: 23 Desember 2026.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














