Kecelakaan Tragis di Henan Tewaskan 13 Orang, Minivan Overload Tabrak Truk di Tol G40

0
Tol Jagorawi
Ilustrasi kaca mobil pecah.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,NANYANGKeheningan dini hari di ruas tol G40 Kota Nanyang, Provinsi Henan, China tengah, berubah menjadi pemandangan mencekam pada Kamis (28/5/2026).

Sebuah minivan yang dipaksakan menampung penumpang jauh melebihi kapasitasnya, hancur setelah menghantam bagian belakang truk semi-trailer. Insiden maut sekitar pukul 02.40 waktu setempat itu merenggut 13 nyawa dan menyebabkan tiga orang lainnya luka-luka.

Berdasarkan data dari Biro Manajemen Lalu Lintas Kementerian Keamanan Publik China, kendaraan yang didesain maksimal untuk sembilan orang tersebut secara tragis dipadati oleh 16 penumpang. Di tengah kegelapan malam, ruang sempit yang dipaksakan itu berubah menjadi perangkap maut bagi para korbannya.

Baca Juga :  Truk Rem Blong Tabrak Kios dan Pangkalan Ojek di Cigudeg, Tiang Listrik Roboh

“Bus van tersebut menabrak bagian belakang truk semi-trailer yang melaju di depannya,” tulis biro tersebut melalui platform media sosial Weibo, dimuat AFP, Jumat (29/5/2026).

Benturan yang sangat keras membuat sebagian besar korban tidak memiliki kesempatan untuk selamat dan mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian.

Merespons tragedi memilukan ini, pemerintah pusat langsung bergerak cepat. Tim khusus diterjunkan untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan dan memeriksa adanya kelalaian sistemis dalam manifes perjalanan tersebut.

Baca Juga :  5 Makanan dan Minuman yang Bisa Memicu Serangan Migrain, Waspadai Sekarang!

“Kementerian sangat memperhatikan kecelakaan ini dan segera mengirimkan tim kerja ke Nanyang untuk mengarahkan penyelidikan,” demikian pernyataan otoritas setempat.

Tragedi di Henan ini kembali membuka luka lama sekaligus menjadi alarm keras bagi sistem keselamatan transportasi di China. Praktik lancung seperti kelebihan muatan (overloading) dan pengabaian regulasi lalu lintas masih menjadi “hantu” yang mengancam nyawa pengendara di jalan raya.

Catatan kelam transportasi di Negeri Tirai Bambu memang terus bertambah. Belum hilang dari ingatan, pada November tahun lalu, kecelakaan kereta api di Kota Kunming menewaskan 11 pekerja rel menjadinya insiden rel paling mematikan dalam satu dekade terakhir.

Baca Juga :  Tragis! Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Truk Berhenti di Jalan Raya Pemuda Bogor

Jauh sebelum itu, pada Juni tahun lalu, amarah di jalanan Kota Chongqing juga berujung maut ketika seorang pengemudi nekat menabrak kerumunan warga hanya karena diprotes akibat membunyikan klakson, menewaskan satu orang.

Kini, kepulan asap dan puing-puing di Tol G40 Nanyang telah dibersihkan. Namun, duka mendalam dari keluarga 13 korban tewas menjadi tamparan keras bahwa aturan kapasitas kendaraan dibuat bukan untuk dilanggar, melainkan demi melindungi nyawa berharga yang menanti di rumah.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com