NARASITODAY.COM, MUGELLO – Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses menciptakan kejutan dramatis pada sesi practice Moto3 Italia di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5/2026) malam waktu Indonesia. Sempat terseok-seok di barisan belakang sepanjang sesi, pembalap berusia 17 tahun itu melakukan flying lap sensasional di detik-detik terakhir untuk mengamankan posisi kesembilan.
Hasil ini terbilang luar biasa mengingat jalannya sesi latihan tidak berjalan mudah bagi Veda Ega. Sejak awal bendera hijau dikibarkan, ia terlihat masih kesulitan untuk bisa tampil cepat menaklukkan liukan sirkuit legendaris tersebut. Veda Ega awalnya terlempar dan hanya mampu menghuni posisi ke-18.
Alih-alih membaik, posisi pembalap tanah air ini justru perlahan melorot seiring berjalannya waktu. Memasuki 15 menit terakhir sesi, situasi kian mengkhawatirkan ketika Veda Ega terlempar ke posisi ke-21 dari total 26 pembalap yang berlaga.
Ketat di Papan Atas dan Drama Menit-Menit Akhir
Sementara Veda berjuang mencari ritme, persaingan sengit terjadi di urutan teratas. Adrian Fernandez sempat memimpin jalannya sesi di awal laga, sebelum posisinya direbut oleh Joel Kelso mendekati fase akhir.
Saat waktu tersisa empat menit, Fernandez kembali mengamankan posisi pembalap tercepat dengan torehan waktu 1 menit 55,963 detik. Pada momen yang sama, rival Asia asal Malaysia, Hakim Danish, sempat membuat lonjakan dengan menembus posisi ke-10, setelah sebelumnya juga sempat berkutat di luar posisi 10 besar.
Ketika jam digital sirkuit menunjukkan waktu tersisa dua menit, harapan sempat menipis bagi kubu Indonesia. Veda Ega masih belum beranjak dari posisi 20 besar, tepatnya tertahan di peringkat ke-22.
Namun, Mugello selalu menyisakan keajaiban bagi mereka yang menolak menyerah. Tepat pada putaran terakhirnya (last run), Veda Ega memeras seluruh performa motornya. Secara luar biasa, ia melesat naik 13 peringkat, meroket dari posisi 22 langsung ke urutan kesembilan saat bendera finish dikibarkan.
Selisih Tipis dari Pembalap Tercepat
Melalui aksi pamungkasnya tersebut, Veda Ega Pratama mengunci posisi kesembilan dengan hanya terpaut 0,493 detik dari Scott Ogden. Ogden sendiri keluar sebagai pembalap tercepat setelah membukukan catatan waktu terbaik 1 menit 55,812 detik.
Posisi kedua pada sesi ini diamankan oleh Marco Morelli, disusul oleh Adrian Fernandez yang harus puas di tempat ketiga. Nasib kurang beruntung justru menimpa Hakim Danish; pembalap Malaysia tersebut gagal mempertahankan posisinya dan merosot tajam hingga terdampar di peringkat ke-21.
Keberhasilan Veda Ega menembus posisi 9 besar di tengah kesulitan sepanjang sesi menjadi modal berharga sekaligus pembuktian mentalitasnya. Kini, fokus pembalap muda Indonesia itu langsung tertuju pada sesi kualifikasi untuk mengamankan posisi start terbaik pada balapan utama Moto3 Italia.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com














