
NARASITODAY.COM, BOGOR- Sejumlah anjing pemburu babi yang diduga terlibat dalam insiden tragis tewasnya seorang bocah di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, dilaporkan masih berkeliaran di sekitar permukiman warga.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Bedeng Pasirrandu RT 01 RW 01, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga. Pada Minggu (7/06/2026) siang.
Warga mengaku khawatir dengan keberadaan anjing-anjing tersebut karena dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak.
Salah seorang warga, Suhaeni (45), mengaku cemas lantaran masih memiliki anak kecil di rumah.
“Ya khawatir lah, mana saya punya anak masih pada kecil,” ujar Suhaeni kepada wartawan. Senin (8/07/2026)
Menurutnya, anjing-anjing pemburu itu kerap terlihat berkeliaran tanpa pengawasan pemiliknya. Bahkan, sebelumnya hewan ternak milik warga seperti ayam dan bebek disebut sering menjadi mangsa.
“Memang sering, cuma begitu anjingnya di mana, orangnya di mana. Dulu ayam bebek sering dimangsa anjing,” katanya.
Ia berharap pihak terkait segera mengambil tindakan dengan mengamankan anjing-anjing tersebut agar tidak kembali menimbulkan korban.
“Saya harap anjing-anjing ini segera diamankan,” ucapnya.
Pantauan di lokasi, area tempat kejadian perkara (TKP) telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Sementara itu, warga lainnya bernama Aldi yang mengaku menyaksikan detik-detik korban diterkam anjing mengatakan saat dirinya tiba di lokasi, korban sudah dikerumuni beberapa ekor anjing.
“Saya pas datang ke sini itu korban sudah dikerumunin anjing-anjing itu, terus saya lari cari bantuan warga lainnya,” kata Aldi.
Ia menyebut korban mengalami banyak luka gigitan di bagian kepala dan kaki akibat serangan hewan tersebut.
“Korban banyak luka di kepala dan kaki bekas gigitan,” pungkasnya.***
Wartawan : Andreas













