
NARASITODAY.COM,JAKARTA – Gemerlap lampu studio dan keriuhan panggung hiburan televisi, ada sebuah kebiasaan tenang yang selalu dijaga oleh pedangdut sekaligus presenter papan atas, Dewi Perssik.
Sebelum memandu program siaran langsung (live) di pagi hari, wanita yang akrab disapa Depe ini rupanya konsisten meluangkan waktu untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an sebagai bekal spiritualnya sebelum bekerja.
Momen religius ini diungkapkan langsung oleh Dewi Perssik saat ditemui di Studio Pagi-pagi Ambyar, Trans TV, kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2026). Baginya, membuka mata di pagi hari dan kembali bekerja adalah sebuah berkah besar yang harus disambut dengan mengingat Sang Pencipta.
“Ya, kan pagi kita bisa bangun berarti kita tandanya dapat anugerah dari Allah, dikasih kesehatan, itu bentuk rasa syukur,” tutur Dewi Perssik dengan senyum ramah.
Tadarus di pagi hari bukan sekadar rutinitas tanpa makna bagi Depe. Di tengah tekanan industri hiburan yang menuntut performa prima, ia memandang mengaji sebagai bentuk ikhtiar batin demi memohon benteng perlindungan dan kelancaran dalam menghadapi setiap dinamika hidup.
“Kan nggak mungkin manusia itu tidak diuji, tapi kita bisa melewati ujian dengan perlindungan Tuhan,” lanjutnya.
Doa Pagi Sebagai Pengendali Ketenangan
Kebiasaan positif Dewi Perssik ini ternyata membawa aura baik yang dirasakan oleh lingkungan kerjanya. Rekan sesama pemandu acara di program yang sama, Rian Ibram, turut membenarkan pentingnya memulai hari dengan mendekatkan diri kepada Tuhan agar batin menjadi lebih siap menghadapi hari.
“Dengan lebih tenang. Ya, karena pagi hari itu paling penting guys. Kenapa harus berdoa? Karena itu salah satu bentuk syukur,” timpal Rian Ibram yang berada di lokasi yang sama.
Ketika obrolan mengalir pada fondasi yang menguatkan karier dan kehidupan mereka hingga saat ini, Dewi Perssik secara spontan membagikan sebuah kalimat bijak yang selalu menjadi kompas hidupnya.
“Mengikat yang ada dan mendatangkan yang belum ada,” ucap Depe mantap.
“Itu adalah prinsip hidup kami,” sambung Rian Ibram, yang langsung disambut anggukan setuju oleh Dewi Perssik.
Bagi pelantun lagu Mimpi Manis ini, menyisihkan waktu untuk mengaji di tengah jadwal syuting yang padat adalah sebuah kewajiban yang harus diusahakan secara konsisten. Jika waktu benar-benar sempit, ia memiliki cara tersendiri agar tetap bisa mengaji.
“Itu wajib dong. Kita itu, setidaknya walaupun usahakan kita tidak membaca Al-Qur’an, paling nggak kita membaca jantungnya Al-Qur’an, yaitu Surat Yasin. Itu untuk melindungi kita dari segala marabahaya,” pungkas Dewi Perssik menjelaskan alasannya.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













