Modi Temui Prabowo Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis Indonesia-India

0
Indonesia
Perdana Menteri India Narendra Modi.Foto : sulawesipos.com

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Hubungan Indonesia dan India memasuki babak baru melalui kunjungan resmi Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia. Dalam lawatan yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) hingga Rabu, Modi dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk membahas penguatan kerja sama strategis di berbagai bidang, mulai dari pertahanan, kesehatan, hingga ketahanan pangan.

Kunjungan tersebut menjadi lawatan pertama Modi ke Indonesia sejak 2023. Selain menghadiri agenda kenegaraan di Jakarta, Modi juga akan mengunjungi Yogyakarta sebelum melanjutkan perjalanan diplomatiknya ke Australia dan Selandia Baru.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengatakan kedua kepala negara akan membahas sejumlah nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang mencakup sektor kesehatan, antariksa, farmasi, hingga ketahanan pangan.

“Sebagian masih dalam proses, sebagian akan difinalisasi tepat waktu, dan sebagian lainnya mungkin mengalami penundaan. Namun, tetap akan ada sejumlah hasil konkret dari kunjungan ini,” ujar Chakravorty kepada wartawan pekan lalu.

Baca Juga :  Modus Bejat Seorang Kuli Bangunan: Ancaman dan Pemaksaan terhadap Anak Kandung

Pertemuan tersebut menjadi kelanjutan dari komunikasi intensif kedua pemimpin setelah Prabowo dan Modi bertemu di New Delhi pada tahun lalu dan menandatangani sejumlah kesepakatan kerja sama bilateral.

Selain agenda kenegaraan, Modi dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan di Yogyakarta. Dalam pernyataannya pada Senin (6/7), ia menyampaikan keinginannya untuk melihat langsung kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Menurut Chakravorty, kunjungan itu juga akan menjadi momentum bagi Indonesia dan India untuk mengumumkan dimulainya proyek restorasi Candi Prambanan sebagai bagian dari kerja sama di bidang pelestarian warisan budaya.

Di sektor pertahanan, kedua negara diharapkan merampungkan sejumlah kesepakatan yang berkaitan dengan BrahMos Aerospace, perusahaan produsen rudal hasil kolaborasi India dan Rusia. Pembahasan juga akan mencakup peningkatan kerja sama dalam kesadaran maritim serta penanganan pembajakan di kawasan.

Baca Juga :  Srikandi Tenis Indonesia Siap Gebrak Billie Jean King Cup 2026, Selandia Baru Jadi Ujian Pertama

Sebelumnya, pada 2023, BrahMos Aerospace mengungkapkan tengah melakukan pembicaraan lanjutan dengan Indonesia terkait potensi penjualan sistem rudal dengan nilai antara 200 juta hingga 350 juta dolar Amerika Serikat. Perusahaan tersebut sebelumnya telah menjalin kontrak serupa dengan Vietnam dan Filipina.

Di bidang ekonomi, India masih menjadi salah satu pasar utama bagi ekspor minyak sawit dan batu bara Indonesia. Menanggapi rencana pemerintah Indonesia untuk memusatkan pengelolaan ekspor komoditas strategis di bawah pemerintah pusat yang diumumkan pada Mei lalu, Chakravorty menyatakan negaranya memandang kebijakan tersebut secara positif.

“Kami memahami alasan di balik kebijakan tersebut dan percaya bahwa kami dapat menjadi bagian dari solusi,” ujarnya.

Baca Juga :  Chatib Basri Soroti Penyebab Bersama Kerusuhan Berdarah di Indonesia dan Nepal

Sementara itu, peneliti senior Gateway House sekaligus mantan Wakil Kepala Perwakilan India untuk Indonesia, Rajiv Bhatia, menilai hubungan Indonesia dan India terus menunjukkan perkembangan positif dan memiliki peluang semakin erat di tengah dinamika geopolitik global.

Dalam artikel opininya di The Jakarta Post, Bhatia menyebut Prabowo dan Modi diperkirakan akan memperkuat kesamaan pandangan mengenai berbagai isu internasional, terutama menyusul dampak perang di Ukraina dan kawasan Teluk, serta meningkatnya dinamika hubungan antara Amerika Serikat dan China.

Pertemuan kedua pemimpin juga dipandang menjadi momentum untuk memperluas kemitraan strategis Indonesia dan India, tidak hanya dalam bidang ekonomi dan pertahanan, tetapi juga dalam menyikapi berbagai tantangan global yang terus berkembang.***

Editor : Alysa

Sumber : kontan.co.id