NARASITODAY.COM – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan dukungannya yang penuh terhadap penyelenggaraan Festival Film Indonesia (FFI) 2024, yang mengusung tema “Merandai Cakrawala Sinema Indonesia.”
Dalam konferensi pers yang diadakan di Gedung A, Kementerian Kebudayaan, Jakarta, pada Kamis 14/11/2024 Fadli menekankan bahwa FFI bukan hanya sekadar ajang penghargaan, tetapi juga merupakan ruang bagi para sineas untuk memperkuat identitas budaya bangsa dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui karya-karya film mereka.
“Festival ini adalah momentum penting untuk merayakan kreativitas dan inovasi dalam dunia perfilman kita,” ujarnya.
Fadli Zon menjelaskan bahwa film merupakan medium yang sangat efektif untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya bangsa. Ia mencatat bahwa dalam beberapa tahun terakhir, film-film Indonesia telah berhasil menarik perhatian internasional, dengan banyak karya yang ditayangkan di festival-festival bergengsi di luar negeri.
“Kementerian Kebudayaan akan terus mendukung upaya ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Kami percaya bahwa sinema adalah salah satu cara terbaik untuk menceritakan kisah-kisah lokal yang universal,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fadli juga mengapresiasi pencapaian film Indonesia yang semakin mendapat pengakuan di tingkat internasional. Ia mencatat bahwa tahun ini jumlah penonton film Indonesia telah melampaui 66 juta orang dan diharapkan dapat mencapai 70 hingga 80 juta hingga akhir tahun.
“Ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat kita semakin mencintai film lokal dan mendukung industri perfilman nasional,” ungkapnya dengan bangga.
Namun, Fadli juga mengingatkan bahwa meskipun ada kemajuan signifikan, masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh industri perfilman Indonesia, seperti kurangnya jumlah layar bioskop di daerah-daerah yang belum dapat memenuhi kebutuhan penonton.
“Kami akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan jumlah layar bioskop di seluruh wilayah Indonesia. Ini penting agar setiap orang, tidak peduli di mana mereka tinggal, dapat menikmati karya-karya film berkualitas,” tuturnya.
Dalam wawancara eksklusif setelah konferensi pers, Fadli Zon menambahkan, “Saya berharap FFI 2024 tidak hanya menjadi ajang penghargaan bagi para sineas, tetapi juga menjadi platform untuk diskusi tentang masa depan perfilman Indonesia. Kita perlu mendengarkan suara para pembuat film muda dan memberikan mereka kesempatan untuk berinovasi.”
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, FFI 2024 diharapkan dapat memperkuat posisi film Indonesia di kancah internasional dan lebih banyak memperkenalkan keberagaman budaya bangsa.
Malam Anugerah Piala Citra FFI 2024 akan berlangsung pada Rabu, 20 November 2024, di ICE BSD, Tangerang, dan menjadi momen penting bagi industri perfilman Tanah Air.
“Mari kita bersama-sama merayakan kreativitas anak bangsa dan menjadikan sinema sebagai alat pemersatu dan penggerak perubahan,” tutup Fadli dengan penuh harapan.***














