
NARASITODAY.COM – Arsitek ternama dunia Riken Yamamoto, telah mengungkapkan keprihatinannya mengenai rencana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan. Dalam sebuah wawancara, Yamamoto menekankan bahwa pemindahan tersebut dapat membawa berbagai risiko dan bahaya yang perlu dipertimbangkan secara serius.
“Pemindahan ibu kota bukan hanya soal lokasi baru, tetapi juga tentang dampak sosial dan lingkungan yang mungkin timbul.” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Jakarta sudah memiliki infrastruktur yang mapan dan pemindahan ini justru dapat mengganggu kesejahteraan masyarakat yang tinggal di perkampungan.
Yamamoto juga mencatat bahwa pemindahan ibu kota bisa menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dan sosial. “Kita harus fokus pada kesejahteraan penduduk dan memastikan bahwa kebijakan yang diambil tidak merugikan mereka.” katanya.
Ia menyarankan agar pemerintah lebih fleksibel dengan aturan yang ada dan mempertimbangkan solusi alternatif untuk mengatasi masalah kemacetan dan kepadatan di Jakarta tanpa harus memindahkan ibu kota.
Lebih lanjut, arsitek pemenang Pritzker ini mengingatkan bahwa pemindahan ibu kota dapat berdampak negatif pada ekosistem di Kalimantan. “Kalimantan memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, dan pemindahan ini berpotensi merusak lingkungan” tegasnya.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Yamamoto berharap pemerintah Indonesia dapat mengevaluasi kembali rencana pemindahan ibu kota agar tidak menjadi bumerang bagi negara dan masyarakatnya.***













