Handphone Seorang Pelajar Raib Saat Gelaran Kirab Panji dan Mahkota Binokasih 2025 di Cibinong

0
Handphone Seorang Pelajar Raib Saat Gelaran Kirab Panji dan Mahkota Binokasih 2025 di Cibinong

NARASITODAY.COM – Peristiwa kurang menyenangkan menimpa seorang siswa kelas 8 SMPN 2 Cibinong, Andreas Amos Sihombing, yang kehilangan handphone miliknya saat menghadiri acara Kirab Panji dan Mahkota Binokasih 2025 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Senin (21/04/2025).

Andreas mengakui insiden tersebut terjadi ketika ia sedang mengantre makanan di tengah keramaian acara. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pelaku yang mengambil handphonenya, namun menyadari kejanggalan saat seseorang mendekat dan menyentuh tasnya.

“HP saya ilang tadi pas lagi antri makanan mau ngambil siomay, tiba-tiba di deketin orang cuma gatau siapa tiba-tiba ngerogoh tas,” ujar Andreas kepada timetoday.id.

Baca Juga :  Turnamen Sepak Bola Pelajar Bojonggede Digelar, Rencana Gelar Turnamen Lebih Besar di Masa Depan

Ia baru menyadari kehilangan tersebut setelah selesai mengambil makanan dan hendak mengecek isi tasnya. Saat itu, handphone miliknya, merek Oppo A17, sudah tidak ada di tempat.

“Saya ga engeh kalo ilang, pas saya cek abis ngambil makanan tiba-tiba gada, ilang diambil orang,” katanya.

Dengan mata berkaca-kaca, Andreas sempat meminta bantuan kepada beberapa orang di sekitarnya untuk menghubungi orang tuanya karena takut dimarahi atas kejadian tersebut.

Baca Juga :  Miris! Tawuran Pelajar SMP di Cileungsi, Seragam Putih Biru Ternoda Kekerasan
Andreas Amos Sihombing Siswa Kelas 8 SMPN 2 Cibinong Jadi Korban Pencurian Saat Kirab

“Minta tolong telfonin orang tua saya dong, saya takut dimarahin,” pintanya sambil menahan tangis.

Andreas menegaskan bahwa handphonenya benar-benar hilang karena dicuri, bukan karena tertinggal atau kelalaian pribadi.

“Beneran HP saya ilang, dicuri orang. Bukan ketinggalan,” katanya menegaskan.

Sementara itu teman Andreas, Rangga, turut memberikan kesaksian. Ia mengatakan tidak menyangka insiden pencurian bisa terjadi di tengah keramaian dan pengamanan acara.

“Ga nyangka bisa ilang, padahal tasnya teman saya udah dikunci (sleting). Saya juga ga tau jelas, soalnya tadi pas nyambut Bupati kita sempat berpisah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Pastikan Pelaksanaan MPLS tahun Ajaran 2025/2026 Bebas Kekerasan

Kirab Panji dan Mahkota Binokasih 2025 sendiri merupakan acara budaya yang dihadiri oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, serta melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Bogor.

Ribuan peserta dan pengunjung memadati area Gedung Tegar Beriman untuk menyambut prosesi kirab yang membawa simbol warisan budaya Kerajaan Pajajaran tersebut.***

penulis:ary