Pekerja Proyek Internet di Bogor Tewas Mengenaskan Akibat Sengatan Listrik Tinggi

0
Ilustrasi Pekerja Proyek Internet di Bogor Tewas Mengenaskan Akibat Sengatan Listrik Tinggi

NARASITODAY.COM – Suasana subuh yang sunyi di Jalan Raya Pomad, Kampung Kaum Pandak, Kelurahan Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, pecah oleh teriakan pilu seorang pria.

Rabu dini hari (23/4/2025), sekitar pukul 03.30 WIB, tiga nyawa pekerja proyek pemasangan tiang WiFi milik PT FMI harus meregang nyawa akibat sengatan listrik bertegangan tinggi. Sebuah ironi pahit di balik upaya menghubungkan masyarakat dengan dunia maya.

Malam itu, petugas patroli Polres Bogor yang tengah menjalankan tugas rutinnya menjadi saksi pertama kengerian tersebut. “Ada satu orang yang tergeletak di tengah jalan dan dua orang lainnya di pinggir jalan dekat tiang WiFi,” ungkap Kapolsek Cibinong, Kompol Waluyo, menggambarkan pemandangan tragis yang mereka temui. Seorang rekan korban, dalam kepanikan dan keputusasaan, berusaha mencari pertolongan di tengah jalan yang masih lengang.

Baca Juga :  Mencari AC Baru? Simak 5 Tips Memilih AC yang Awet dan Hemat Energi di Sini!

Keempat pekerja malang itu segera dilarikan ke RS AYSHA menggunakan mobil dinas kepolisian. Namun, takdir berkata lain. “Dan diketahui tiga orang tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia, sementara satu orang dalam perawatan,” jelas Kompol Waluyo dengan nada prihatin. Harapan untuk melihat mereka kembali berkumpul dengan keluarga pupus seketika.

Baca Juga :  Setidaknya 23 orang dilaporkan tewas setelah kebakaran hebat di klub malam Goa

Identitas ketiga korban yang tewas terungkap: D (35), seorang ayah yang mencari nafkah dari Brebes; AA (39), dan IA (27), keduanya berasal dari Bandung, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat. Mereka bertiga adalah bagian dari tim yang bertugas memasang jaringan internet cepat untuk PT FMI, sebuah pekerjaan yang seharusnya membawa kemudahan, justru berujung petaka.

Polisi bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara, berupaya mengungkap tabir di balik kecelakaan maut ini. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat juga dilakukan untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

Sementara itu, jenazah para korban telah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan, meninggalkan luka yang mendalam di hati orang-orang terkasih.

Baca Juga :  Khamenei Salahkan Trump atas Gelombang Protes Iran, Lebih dari 3.000 Orang Tewas

Penyelidikan mendalam kini tengah berjalan untuk mengetahui penyebab pasti tragedi ini. Pertanyaan besar menggantung: apakah ada kelalaian prosedur keselamatan? Apakah peralatan yang digunakan memenuhi standar keamanan? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan inilah yang diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan. Tragedi di Jalan Raya Pomad ini menjadi pengingat betapa berbahayanya pekerjaan yang melibatkan listrik bertegangan tinggi dan betapa pentingnya keselamatan kerja bagi setiap pekerja.***

sumber:timetoday.id