Jenazah Sopir Angkot Ditemukan di Mobil, Polisi Pastikan Penyebab Kematian Serangan Jantung

0
Ilustrasi garis polisi

NARASITODAY.COM – Suasana haru menyelimuti keluarga dan warga sekitar saat seorang pria bernama Asep Romdani ditemukan tewas di dalam mobil angkot yang biasa ia kendarai. Peristiwa memilukan itu terjadi di area SPBU Kadupereng, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu sore (25/5/2025).

Menurut keterangan Kapolsek Cadasari, IPTU Widi Utomo, rekaman CCTV menunjukkan bahwa Asep memasuki area SPBU sekitar pukul 22.40 WIB pada Sabtu malam sebelumnya. “Dari CCTV terlihat korban masuk ke area SPBU sekitar pukul 22.40 WIB, pada Sabtu malam (kemarin),” ujarnya.

Baca Juga :  5 Cara Efektif Mengatasi Hipotermia: Pertolongan Pertama yang Harus Diketahui Setiap Orang!

Asep, pria berusia 30 tahun yang berasal dari Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, dikenal sebagai sopir angkot yang melayani rute Pandeglang-Serang. Pada Minggu sore, jasadnya ditemukan oleh petugas SPBU bersama masyarakat setempat. “Kemudian kita bawa ke Puskesmas Cadasari untuk dilakukan identifikasi,” tambah Widi.

Baca Juga :  Kesiapan Sopir Bus di Bogor Diuji dengan Tes Narkoba dan Kesehatan

Pemeriksaan medis yang dilakukan tim kesehatan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban. Dari hasil tersebut, diduga kuat Asep meninggal dunia akibat serangan jantung. “Hasil pemeriksaan korban diduga karena serangan jantung,” jelas Kapolsek.

Diperkirakan korban telah meninggal sekitar 12 jam sebelum ditemukan. Saat ini, jenazah Asep sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. “Saat ditemukan, korban sudah meninggal lebih dari 12 jam,” pungkas Widi.

Baca Juga :  Petugas Damkar Berjuang Evakuasi Sopir Truk Terjepit dalam Kecelakaan di Sentul

Kisah ini mengingatkan kita akan pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan, terutama bagi mereka yang menjalani aktivitas berat setiap hari. Asep, yang selama ini mengabdikan diri mengantar penumpang, kini meninggalkan kenangan dan duka mendalam bagi keluarga dan komunitasnya.***