NARASITODAY.COM- Semangat kolaborasi lintas daerah tampak kental dalam helatan Kabogorfest 2025 yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543.
Bukan hanya menjadi panggung promosi lokal, festival ini juga menjadi ajang silaturahmi antar daerah. Salah satu peserta yang mencuri perhatian datang dari luar wilayah, yakni Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Melalui Forum Desa/Kelurahan (Fordeka) Wisata Kabupaten Ciamis, rombongan perwakilan Ciamis tampil percaya diri memamerkan ragam potensi wisata dan produk unggulan UMKM mereka.
Di tengah keramaian stan-stan pameran, pengunjung disambut dengan berbagai produk ekonomi kreatif khas desa wisata dari Tatar Galuh tersebut.
“Hari ini kami dari Fordeka memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Ciamis, sekaligus memamerkan produk-produk ekraf dari UMKM desa wisata,” ujar Rizky, salah satu perwakilan Fordeka saat ditemui di lokasi acara.
Menurutnya, saat ini Kabupaten Ciamis telah memiliki 57 desa wisata yang telah ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Bupati.
Dari jumlah tersebut, Fordeka memilih 10 produk unggulan terbaik untuk ditampilkan di Kabogorfest 2025.
“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Kabupaten Bogor. Kegiatan ini keren sekali dan sangat bermanfaat untuk memperluas jejaring antar pelaku wisata,” katanya.
Keikutsertaan desa wisata dari luar daerah menjadi bukti bahwa Kabogorfest tak sekadar ajang hiburan, tapi juga ruang strategis dalam memperkuat jaringan promosi pariwisata secara kolektif.
Rizky pun berharap, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin melibatkan lebih banyak desa wisata dari berbagai penjuru Indonesia.
“Harapan kami, semoga ke depannya semakin banyak desa wisata dari berbagai daerah yang bisa ikut serta, sehingga promosi wisata Indonesia makin kuat secara kolektif,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Kabogorfest telah menjelma menjadi lebih dari sekadar pesta rakyat.
“Ini bukan hanya panggung bagi Bogor. Tapi juga menjadi ruang inspirasi dan kolaborasi nasional dalam pengembangan desa wisata,” tandasnya.














