NARASITODAY.COM – Nama Reynold Surbakti mungkin masih membekas di ingatan para penonton setia sinetron era 90-an. Wajahnya kerap menghiasi layar kaca lewat peran-peran ikonik, seperti dalam sinetron Tersanjung dan Janjiku.
Namun di balik gemerlap dunia hiburan, tersimpan kisah kelam yang kini ia bagikan dengan penuh kejujuran—kisah tentang keterpurukan, pencarian jati diri, dan akhirnya, kebangkitan.
Dalam sebuah wawancara di studio Rumpi, TransTV, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025), Reynold membuka lembaran masa lalunya sebagai pecandu narkoba berat. Ia mengakui bahwa proses untuk keluar dari jerat tersebut bukanlah hal yang mudah.
“Dulu tuh gue sampai gak bisa melihat dirinya sendiri itu siapa sih. Namanya dulu, lagi di atas angin, duit dan karier kan itu kayaknya sudah segalanya gak sih?” ungkapnya.
Perjalanan menuju pemulihan, menurut Reynold, bukanlah sebuah momen dramatis yang mengubah segalanya dalam sekejap. Justru, ia menyebutnya sebagai proses bertahap yang penuh naik-turun. Bahkan di tengah usaha memperbaiki diri, ia masih sempat menggunakan sabu.
“Prosesnya itu gak ada yang momen gimana banget, memang step by step. Bukan yang mentok terus sadar, gak bukan begitu. Sedikit demi sedikit sih, kayak merasa ‘kok hidup gue begini ya, kayaknya harus balik ke Tuhan nih’ begitu,” katanya.
Titik baliknya datang ketika tubuhnya mulai melemah dan kondisi keuangan memburuk. Popularitas yang dulu mengangkat namanya, perlahan memudar. Ia bahkan sempat kesulitan membayar biaya sekolah anak.
“Waktu itu sih karena produser mungkin ngelihatnya gue sudah gak segar lagi dan sempat menurun tuh kondisi perekonomian. Sampai gak bisa bayar sekolah anak waktu itu, makanya gue merasa kayaknya harus balik ke Tuhan,” ujarnya.
Kini, setelah melewati masa-masa kelam itu, Reynold memilih jalan yang berbeda. Ia tak lagi aktif di dunia hiburan seperti dulu, melainkan lebih banyak terlibat dalam kegiatan sosial. Bersama rekan-rekannya, ia rutin memberikan penyuluhan dan motivasi di panti asuhan, serta mendampingi narapidana binaan di Lapas Nusakambangan.
“Melihat keluarga gue juga sih waktu itu titik baliknya, kayaknya gak fair kalau gue begini terus. Akhirnya balik ke Tuhan dan aktif di kegiatan sosial,” paparnya.
Dari seorang aktor yang sempat terjebak dalam gelapnya dunia narkoba, Reynold kini menjadi sosok yang memberi terang bagi orang lain. Sebuah perjalanan panjang yang membuktikan bahwa perubahan itu mungkin asal ada niat, dan keberanian untuk memulai kembali.***














