5 Produk Skincare yang Perlu Dijauhi Saat Beraktivitas di Bawah Sinar Matahari

0
sinar matahari
Ilustrasi wanita yang sedang memakai skincare.(foto:istock)

NARASITODAY.COM – Beraktivitas di bawah sinar matahari memang memberikan manfaat seperti meningkatkan produksi vitamin D. Namun, penting juga untuk menjaga kulit agar tidak rusak akibat paparan sinar UV.

Salah satu hal yang wajib diperhatikan adalah pemilihan produk skincare. Ada beberapa produk skincare yang justru membuat kulit lebih sensitif dan rentan iritasi jika digunakan saat terpapar matahari. Berikut adalah lima produk skincare yang sebaiknya dihindari saat beraktivitas di bawah sinar matahari.

1. Retinol

Retinol dikenal ampuh untuk melawan tanda penuaan, mengatasi jerawat, dan memperbaiki tekstur kulit. Namun, retinol bersifat mengelupas dan mengeringkan kulit, yang membuat lapisan pelindung alami kulit menipis.

Akibatnya, kulit menjadi lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar UV seperti kemerahan, iritasi, dan bahkan risiko kerusakan DNA meningkat. Oleh sebab itu, retinol sebaiknya hanya dipakai saat malam hari dan dihindari saat aktivitas di siang hari.

Baca Juga :  Darah Keluar Bersama Urine? Kenali 5 Penyebab Gumpalan Darah saat Kencing

2. Minyak Sitrus

Minyak yang berasal dari buah sitrus sering dipakai sebagai aromaterapi dan kandungan skincare karena manfaat antimikrobanya. Sayangnya, minyak sitrus dapat memicu reaksi fototoksik bila terkena sinar matahari, menyebabkan kemerahan, pigmentasi, dan luka bakar pada kulit. Sebaiknya hindari penggunaan produk yang mengandung minyak sitrus saat keluar rumah di siang hari.

3. Bahan Asam (AHA dan BHA)

Produk yang mengandung asam seperti alpha hydroxy acids (AHA) dan beta hydroxy acids (BHA) sangat populer untuk mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan kulit. Namun bahan-bahan ini membuat kulit baru di lapisan atas menjadi rentan dan sangat sensitif terhadap sinar UV. Penggunaan asam ini sebaiknya dibatasi pada malam hari atau saat kamu tidak akan langsung terpapar sinar matahari.

Baca Juga :  Panduan 5 Cara Lembut Menghilangkan Superglue dari Kulit yang Bisa Dicoba

4. Hydroquinone

Hydroquinone digunakan untuk mengatasi hiperpigmentasi dan bintik hitam, tapi bila digunakan bersamaan dengan paparan sinar matahari bisa menimbulkan iritasi hebat dan memperparah pigmentasi. Oleh karena itu, pastikan menghindari penggunaan produk ini sebelum beraktivitas di luar ruangan dan selalu pakai tabir surya yang memadai.

5. Benzoyl Peroxide

Sering digunakan untuk mengobati jerawat, benzoyl peroxide dapat membuat kulit menjadi sangat kering dan sensitif saat terkena sinar matahari. Penggunaan bahan ini tanpa perlindungan tabir surya yang tepat dapat meningkatkan risiko kulit terbakar dan iritasi.

Baca Juga :  Mengenal Cereulide dan Bacillus cereus di Balik Penarikan Susu Nestle di Puluhan Negara

Tips Perawatan Kulit Saat Beraktivitas di Bawah Matahari

  • Selalu gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan formula broad-spectrum.
  • Gunakan produk skincare yang aman dipakai di siang hari, hindari bahan yang membuat kulit fotosensitif.
  • Kenakan pelindung fisik seperti topi dan kacamata hitam saat di luar ruangan.
  • Jika perlu menggunakan bahan aktif seperti retinol atau asam, batasi pemakaian di malam hari.
  • Konsultasikan dengan dermatologis bila memiliki kulit sensitif atau permasalahan khusus.

Dengan menghindari lima produk skincare tersebut saat beraktivitas di bawah sinar matahari, kamu bisa menjaga kesehatan kulit dan mengurangi risiko iritasi, kemerahan, serta masalah kulit lainnya. Tetap jaga kulitmu dengan perawatan yang tepat untuk melindungi dari bahaya sinar UV secara optimal.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com