Pemkab Bogor Gaspol Perbaiki 14 Ribu Rumah Tak Layak

0
Pemkab
Bupati Bogor menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan Rutilahu di seluruh wilayah Bumi Tegar Beriman. (Foto:dok.Timetoday.id)

NARASITODAY.COM, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mempercepat perbaikan 14 ribu unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang tersebar di seluruh wilayah Bumi Tegar Beriman. Langkah ini diambil untuk mencegah penanganan berlarut-larut yang dinilai dapat memperpanjang penderitaan warga.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan Rutilahu menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah, selain sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Baca Juga :  Kemenkes Tegaskan Kasus Penganiayaan Dokter Koas Termasuk Bullying, Status Mahasiswi Lady Dihentikan

“Di luar jalan, pendidikan lalu kesehatan, ada rumah tidak layak huni. Berdasarkan data yang kami terima, jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Bogor ada 14 ribu,” ujar Rudy, Jumat (8/8/2025).

Rudy menilai pola perbaikan yang lambat tidak dapat dipertahankan. Jika per tahun hanya mampu memperbaiki 100 unit, butuh puluhan tahun untuk menuntaskan seluruhnya.

Baca Juga :  Gelombang PHK 2025 Capai 88 Ribu, Jawa Barat Jadi Episentrum

“Kalau kita setahun hanya menganggarkan 100 rumah, lima tahun baru 500. Maka kita kejar di akhir tahun rumah tidak layak huni berupaya kita anggarkan,” jelasnya.

Ia menegaskan percepatan tetap bisa dilakukan meski anggaran bersifat stimulus, dengan syarat ada kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  12 Ritual Dukun Jadi Warisan Budaya Korsel, Tapi Kriminalitasnya Bikin Geger

“Maka betul-betul pemerintah harus ada percepatan-percepatan walaupun nilainya hanya sebagai stimulus. Kami menuntaskannya dengan gotong royong bersama masyarakat,” kata Rudy.

Pemkab Bogor berencana mengalokasikan tambahan anggaran hingga akhir 2025 dan berharap program ini menjadi pemicu gotong royong lintas sektor di seluruh kecamatan.***

Editor : Alysa

Wartawan : Amelia Azizah

Sumber : Timetoday.id