Negara Ini Tidak Merayakan Kemerdekaan, Ketahui 5 Alasannya

0
Ilustrasi Kanada
Ilustrasi Kanada.(Foto : Istock)

NARASITODAY.COM – Hari Kemerdekaan biasanya menjadi momen penting yang dirayakan oleh sebuah negara untuk mengenang perjuangan meraih kedaulatan. Namun, tidak semua negara memiliki tradisi atau tanggal khusus untuk merayakan hari kemerdekaan. Ada beberapa negara yang tidak merayakan hari kemerdekaan karena alasan khusus yang berakar dari sejarah dan kondisi politiknya.

Berikut ini adalah lima alasan utama mengapa beberapa negara tidak merayakan Hari Kemerdekaan, lengkap dengan contoh negara yang mengalaminya:

1. Tidak Pernah Dijajah oleh Negara Asing

Ilustrasi Thailand
Ilustrasi Thailand.(Foto : Istock)

Beberapa negara seperti Thailand dan Nepal tidak pernah mengalami penjajahan oleh kekuatan asing, sehingga mereka tidak memiliki satu momen perjuangan kemerdekaan yang diperingati. Thailand, misalnya, tetap merdeka melalui diplomasi dan kebijakan yang cerdas saat negara-negara tetangga mengalami kolonialisasi.

Baca Juga :  5 Perbedaan Perawatan Tanaman Daun dan Bunga yang Jarang Diketahui

Sebagai gantinya, Thailand merayakan Hari Nasional yang bertepatan dengan ulang tahun Raja mereka. Nepal, yang terletak di pegunungan Himalaya, juga tidak memiliki Hari Kemerdekaan karena sejarah panjangnya sebagai negara merdeka dan penyangga antara dua kekuatan besar, Kekaisaran Tiongkok dan India Britania.

2. Perubahan Sistem Pemerintahan tanpa Proklamasi Kemerdekaan

Ilustrasi China
Ilustrasi China.(Foto : Istock)

China (Republik Rakyat Tiongkok) tidak merayakan Hari Kemerdekaan seperti negara lain karena sejarahnya mengalami pergantian rezim pada 1949 saat Partai Komunis Tiongkok memproklamasikan berdirinya republik baru. Mereka merayakan National Day pada 1 Oktober, yang menandai lahirnya sistem pemerintahan baru, bukan kemerdekaan dari penjajahan.

Baca Juga :  5 Kuil Ikonik di Nepal dengan Arsitektur Unik yang Memukau

3. Proses Kemerdekaan yang Bertahap dan Damai

Ilustrasi Kanada
Ilustrasi Kanada.(Foto : Istock)

Negara seperti Kanada memperoleh kemerdekaan secara bertahap dan damai dari pemerintahan Inggris, bukan dari perjuangan revolusi atau perang. Karena itu, Kanada tidak punya satu hari khusus yang disebut Hari Kemerdekaan, melainkan Canada Day pada 1 Juli untuk memperingati pembentukan konfederasi negara tersebut pada 1867.

4. Negara Kerajaan dengan Sejarah Panjang dan Stabil

Ilustrasi Denmark
Ilustrasi Denmark.(Foto : Istock)

Denmark adalah contoh negara kerajaan yang tidak pernah dijajah dan tidak memiliki momen kemerdekaan seperti negara republik. Mereka merayakan Constitution Day pada 5 Juni untuk mengenang konstitusi lama yang mendirikan sistem pemerintahan konstitusional mereka.

5. Negara Kolonialis yang Tidak Pernah Menjajah Diri Sendiri

Baca Juga :  Sisa Beef Slice Usai Tahun Baru Bisa Disulap Jadi Aneka Menu Lezat
Ilustrasi Spanyol
Ilustrasi Spanyol.(Foto : Istock)

Beberapa negara seperti Inggris dan Spanyol, yang dulunya adalah kekuatan kolonial terbesar, tidak merayakan hari kemerdekaan karena mereka sendiri adalah negara induk. Inggris tidak memiliki hari nasional resmi yang merayakan kemerdekaan, melainkan perayaan budaya dan tradisi lokal seperti St. George’s Day atau St. Andrew’s Day.

Kesimpulan
Meskipun lima negara ini tidak memiliki perayaan Hari Kemerdekaan seperti kebanyakan negara lain, mereka tetap memperingati momen penting sejarah dan identitas nasional mereka dengan cara yang unik.

Dari penghormatan terhadap raja, perubahan sistem pemerintahan, hingga hari nasional yang bertema budaya dan politik, setiap negara merayakan eksistensinya sesuai dengan sejarah dan nilai budaya yang mereka anut.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com