5 Hal yang Bisa Menyebabkan Bilirubin Bayi Naik dan Kuning pada Kulit

0
Bilirubin
Ilustrasi bayi yang sedang menyusu. Foto : Istock

NARASITODAY.COM – Bilirubin adalah zat kuning yang terbentuk dari hasil pemecahan sel darah merah dalam tubuh. Pada bayi baru lahir, kadar bilirubin yang meningkat dapat menyebabkan penyakit kuning atau ikterus, yang membuat kulit dan bagian putih mata bayi tampak menguning.

Kondisi ini umum terjadi, tetapi penting untuk mengetahui penyebab bilirubin bayi naik agar bisa diatasi dengan tepat. Berikut adalah lima penyebab utama yang bisa membuat kadar bilirubin pada bayi meningkat dan memicu penyakit kuning.

1. Fungsi Hati Bayi yang Belum Matang

Pada bayi baru lahir, organ hati belum berfungsi secara optimal dalam mengolah bilirubin dan mengeluarkannya dari darah. Ini menyebabkan bilirubin menumpuk dalam darah dan jaringan tubuh, sehingga muncul warna kuning pada kulit dan mata bayi.

Baca Juga :  5 Khasiat Senam Kegel Sebelum Tidur yang Bikin Tidur Lebih Nyenyak dan Sehat

2. Pemecahan Sel Darah Merah yang Cepat

Bayi memiliki jumlah sel darah merah yang banyak saat di dalam kandungan, dan setelah lahir, sel tersebut mulai rusak dan dipecah dengan cepat. Proses ini menghasilkan bilirubin dalam jumlah lebih banyak, yang bila tidak diimbangi dengan fungsi hati yang matang dapat menyebabkan kadar bilirubin tinggi.

3. Ketidakcocokan Golongan Darah antara Ibu dan Bayi

Baca Juga :  Hati-Hati! Ini 5 Dampak Buruk Akibat Mencabut Bulu Ketiak Tanpa Perhatian

Inkompatibilitas golongan darah, terutama antara darah ibu dan bayi (seperti ketidakcocokan golongan darah ABO atau rhesus), dapat mempercepat kerusakan sel darah merah bayi, meningkatkan produksi bilirubin yang berisiko menyebabkan penyakit kuning.

4. Breast Milk Jaundice

Beberapa bayi yang diberi ASI mengalami peningkatan kadar bilirubin akibat zat tertentu dalam ASI yang menghambat kerja hati untuk memecah bilirubin. Kondisi ini biasanya muncul setelah bayi berumur satu minggu dan dapat diperhatikan dengan baik oleh tenaga medis.

5. Kondisi Medis Lain seperti Infeksi atau Gangguan Hati

Baca Juga :  Meremajakan 10 Tahun? 5 Fakta Puasa yang Ubah Kulitmu Selama Puasa

Infeksi pada darah bayi, gangguan pada organ hati, perdarahan internal, atau kelainan genetik tertentu juga dapat menyebabkan bilirubin naik lebih tinggi dari normal. Kondisi ini biasanya memerlukan penanganan medis yang lebih serius.

Meskipun kenaikan bilirubin pada bayi baru lahir seringkali bersifat fisiologis dan akan membaik seiring waktu, kadar yang terlalu tinggi harus diwaspadai karena dapat menyebabkan gangguan serius seperti kernikterus (kerusakan otak). Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk rutin memantau kondisi bayi dan segera konsultasi ke dokter apabila tanda kuning muncul atau berlangsung lama.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com