Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)
Sungguh memprihatinkan kondisi gaji guru honorer dan swasta di indonesia jika dibandingkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bagaimana tidak jika kita melihat perbandingan besaran anggaran antara Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dengan MBG.
Mengapa gaji guru honorer dan swasta dihubungkan dengan BOSP, karena gaji guru honorer dan swasta, biasanya diambil dari dana BOSP. ini juga berlaku di sekolah negeri yang masih ada guru honorernya, meski hal ini sudah dilarang oleh pemerintah, yaitu di sekolah negeri tidak boleh ada guru honorer lagi. Inilah perbandingan besaran total dana BOSP dengan MBG.
Total dana BOSP tahun 2024 adalah Rp57,54 triliun, yang meliputi dana BOSP (sekolah umum) sebesar Rp52,07 triliun, dana BOSP PAUD Rp3,9 triliun, dan dana BOSP Kesetaraan Rp1,55 triliun. Sedang tahun 2024 total dana MBG sebesar Rp71 triliun.
Total Dana BOSP tahun 2025 adalah sebesar Rp59,2 triliun, sedang total dana MBG pada per Juni 2025, sebesar Rp121 triliun. Dan yang lebih parah untuk tahun 2026 untuk total dana BOSP R.6,4 triliun sedang total dana MBG tahun 2026 sebesar Rp335 triliun.
Jika kita simak selama 3 tahun total dana BOSP naiknya hanya sedikit, yaitu dari Rp57,54 triliun, menjadi Rp59,2 triliun dan tahun depan menjadi Rp64 triliun. Sedang total dana MBG dari Rp71 triliun, menjadi Rp121 triliun dan tahun depan meroket jauh menjadi Rp335 triliun bro.
Mengapa tidak sedikit pakai akal sehat dan bijaksana, anggaran tersebut direvisi, minimal untuk lebih banyak memberi lebih banyak ke BOSP dan menaikkan gaji guru honorer dan swasta.
Menurut Prof. Asep Saepudin rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), jumlah total korupsi di Indonesia itu cukup untuk membiayai pendidikan dan kesehatan gratis di Indonesia.
Menurut penulis anggaran MBG sebesar itu ditambah dengan hasil korupsi serta dengan efisiensi anggaran yang lain, itu bisa mengcover semua guru honorer dan swasta diangkat menjadi ASN. Tinggal bagaimana goodwill dari pemerintah, mau melaksanakan atau tidak.
Jangan sampai anggaran yang super jumbo ini, nanti jadi bancakan korupsi berjamaah, wong Bansos, laptop, dan kuota haji saja diembat, apalagi ini hanya makan siang gratis yang lebih mudah diakali dan dicuri. Jayalah Indonesiaku.***
Editor : Alysa














