Ledakan Guncang Dua Kapal Tanker ‘Armada Bayangan’ Rusia di Laut Hitam Dekat Bosphorus

0
ledakan
Ilustrasi kapal tanker Turki. Foto : .jawapos.com

NARASITODAY.COM, ISTANBUL — Dua kapal tanker yang diyakini masuk dalam “armada bayangan” Rusia mengalami insiden terpisah, termasuk ledakan keras dan kebakaran, di Laut Hitam dekat Selat Bosphorus, Turki, pada Jumat (28/11/2025) waktu setempat. Otoritas dan sumber Turki, dikutip dari Reuters, mengonfirmasi bahwa operasi penyelamatan darurat telah dilancarkan untuk menyelamatkan kru di dalamnya.

Insiden ini kembali menyoroti risiko pelayaran di Laut Hitam, terutama bagi kapal-kapal yang terkait dengan pengiriman minyak Rusia pasca-sanksi.

Kapal tanker sepanjang 274 meter, Kairos, menjadi pusat perhatian setelah ledakan dan kebakaran terjadi saat kapal tersebut dalam perjalanan dari Mesir menuju Rusia. Kementerian Perhubungan Turki segera mengerahkan dua kapal penyelamat cepat, satu kapal tunda, dan satu kapal tanggap darurat ke lokasi kejadian, dan 25 awak kapal berhasil diselamatkan dengan selamat.

Baca Juga :  JD Vance Tuduh Ada Upaya Israel Gagalkan Negosiasi AS-Iran

Direktorat Urusan Maritim Turki melaporkan bahwa Kairos sedang menuju Pelabuhan Novorossiysk, Rusia, ketika melaporkan adanya “dampak eksternal” yang memicu kebakaran sekitar 28 mil laut lepas pantai Turki.

Agen pelayaran Tribeca, yang mewakili Kairos (berlayar di bawah bendera Gambia), menyatakan laporan awal mengindikasikan bahwa kapal tersebut mungkin menabrak ranjau dan berada dalam bahaya tenggelam.

Baca Juga :  Trump Dukung Penuh Sanae Takaichi Jelang Pemilu Jepang

“Laporan mengindikasikan bahwa kapal tersebut mungkin menabrak ranjau dan berada dalam bahaya tenggelam,” kata agen pelayaran Tribeca, menguatkan kekhawatiran yang sudah ada tentang bahaya ranjau di perairan tersebut.

Insiden kedua menimpa kapal tanker Virat, yang dilaporkan tertabrak sekitar 35 mil laut lepas pantai, lebih jauh ke timur di Laut Hitam. Unit penyelamat dan sebuah kapal komersial segera dikirim ke lokasi.

Meskipun asap tebal terdeteksi di ruang mesin, 20 personel di dalamnya dilaporkan dalam kondisi baik.

Kedua kapal, Kairos dan Virat, terdaftar dalam daftar kapal yang dikenai sanksi terhadap Rusia pasca-invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022, menurut data LSEG. Status ini menempatkan mereka dalam kategori “armada bayangan” yang digunakan untuk mengangkut minyak di luar batas sanksi.

Baca Juga :  AS Ajukan Perintah Pengadilan, Lusinan Kapal Tanker Minyak Venezuela Terancam Disita

Insiden ini menambah daftar panjang kasus kapal menabrak ranjau di Laut Hitam dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa ranjau yang ditemukan juga hanyut, menunjukkan bahwa perairan ini tetap berisiko.

Meskipun terjadi insiden darurat, lalu lintas pelayaran melalui Selat Bosphorus Turki, jalur air vital yang menghubungkan Laut Hitam ke Laut Mediterania, dilaporkan tetap berlanjut tanpa gangguan, kata agen pelayaran tersebut.***

Sumber : Berbagai Sumber