
NARASITODAY.COM, JAKARTA – Di tengah usia kehamilannya yang sudah besar, Lesti Kejora tetap memilih untuk turun langsung melihat kondisi para korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara. Keputusan itu bukan tanpa alasan—Lesti mengaku pernah merasakan pahitnya berada di posisi para pengungsi, sehingga ia ingin hadir dan melihat sendiri bagaimana keadaan mereka.
Awalnya, hanya Rizky Billar yang berencana berangkat ke Sumatera Utara. Namun, keinginan Lesti untuk memahami kondisi warga membuatnya meminta izin untuk ikut.
“Awalnya Kakak doang, cuma aku pengin tahu di sana tuh kondisinya gimana. Aku juga takut karena aku pernah ngerasain ada di posisi mereka, tidur di posko, enggak tidur di rumah, ngungsi… jadi aku pengin tahu mereka bagaimana,” ujar Lesti.
Ia bersyukur Billar akhirnya mengizinkan dirinya ikut mendampingi.
Billar menceritakan bahwa lokasi yang mereka kunjungi berada di Stabat, Medan. Meski air sudah surut, warga masih merasakan dampaknya hingga sekarang.
“Selama seminggu mereka merasakan dampak banjir. Walaupun air surut, tapi kondisi ekonomi lumpuh. Mereka kekurangan bahan pangan, akses susah. Tapi alhamdulillah, kemarin kita bisa nyeberang,” jelas Billar.
Dalam kesempatan itu, Billar juga menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak yang telah menitipkan bantuan melalui mereka untuk disalurkan kepada korban bencana. Ia memastikan seluruh bantuan sudah diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.
Kehadiran Lesti yang sedang hamil besar di tengah lokasi bencana turut menjadi perhatian warga. Tak sedikit yang merasa terharu melihat kesungguhan pasangan ini dalam membantu sesama di masa sulit. (MG3)Â













