NARASITODAY.COM, JAKARTA – Aktor muda Aliando Syarief kembali menjadi sorotan setelah secara terbuka bicara mengenai kondisi kesehatan mental yang mengganggunya selama beberapa tahun terakhir. Bintang sinetron Ganteng-Ganteng Serigala ini menyatakan bahwa hingga saat ini, ia masih fokus penuh pada proses penyembuhan diri dari penyakit yang dideritanya.
Situasi ini mendorong Aliando untuk bersikap sangat selektif dalam menerima tawaran pekerjaan di dunia hiburan. Ia memilih untuk tidak memaksakan diri bekerja sebelum kondisi mentalnya benar-benar stabil.
“Tunggu penyakit gua kelar, penyakit mental gua kelar. Gua balik ke film. Tapi untuk sekarang gua bisa memperbaiki untuk di sini,” kata Aliando Syarief saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025) malam.
Aliando diketahui mengidap Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) ekstrem sejak tahun 2019, kondisi yang sempat membuatnya benar-benar vakum dari dunia hiburan selama hampir dua tahun.
Ia menuturkan bahwa proses pemulihan mental bukanlah sesuatu yang bisa ditargetkan secara pasti. Penyembuhan, menurutnya, berjalan dinamis dan sangat bergantung pada kondisi tubuh serta dukungan doa dari orang-orang terdekat.
“Target? Tergantung doa kayak gimana,” ucapnya singkat.
Obsessive-Compulsive Disorder adalah gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan pikiran tak terkendali dan berulang (obsesi) yang menimbulkan kecemasan hebat, serta dorongan untuk melakukan perilaku repetitif (kompulsi) untuk meredakan kecemasan tersebut. Perilaku ini, seperti mencuci tangan berulang atau memeriksa sesuatu terus-menerus, dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Aliando mengungkapkan betapa beratnya gejala yang ia rasakan; gejalanya bisa muncul tiba-tiba dan memengaruhi kemampuan bergeraknya, membuat aktivitas sederhana pun terasa sangat berat.
Meskipun perlahan ia mulai kembali tampil di hadapan publik dan kekasih Richelle Skornicki, Aliando tidak menutup kemungkinan bahwa gejala OCD masih sering datang. Namun, ia kini berjuang untuk tetap produktif sembari menjalani pemulihan. Perjuangan Aliando ini menjadi representasi nyata dari tantangan yang dihadapi individu yang berjuang melawan gangguan kesehatan mental di mata publik.***
Sumber : detik.com













