Pasca Banjir Karangligar, Samapta Polda Jabar Turun Tangan Bersihkan Sekolah dan Puskesmas

0
Pasca Banjir
Personel Samapta Polda Jawa Barat bersama petugas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kabupaten Karawang melakukan pembersihan fasilitas umum di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Selasa (20/1/2026).

NARASITODAY.COM, KARAWANG – Setelah banjir surut dan menyisakan lumpur tebal, aparat kepolisian langsung turun ke lapangan.

Personel Samapta Polda Jawa Barat bersama petugas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kabupaten Karawang melakukan pembersihan fasilitas umum di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Selasa (20/1/2026).

Aksi bersih-bersih difokuskan pada dua fasilitas vital, yakni sekolah dasar dan UPT Puskesmas Karangligar.

Baca Juga :  Ketot!! Oknum Warga Masih Buang Sampah Sembarangan di Jalan Raya Kosol

Langkah ini dilakukan agar aktivitas belajar-mengajar dan pelayanan kesehatan bisa segera berjalan kembali.

Sisa lumpur dan sampah banjir yang menumpuk sempat menghambat aktivitas warga. Dengan bantuan armada mobil pemadam kebakaran, petugas menyemprot lumpur menggunakan air bertekanan tinggi, sementara personel lain membersihkan ruang kelas dan area layanan medis.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan kehadiran aparat di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen Polri dalam membantu masyarakat bangkit pascabanjir.

Baca Juga :  Kenali 5 Penyebab Utama Pori-Pori Besar dan Cara Mengatasinya untuk Kulit Sehat!

“Fokus kami adalah fasilitas umum yang paling dibutuhkan warga. Dengan kerja bersama Damkar dan BPBD, kami berharap anak-anak bisa segera kembali bersekolah dan warga kembali mendapatkan layanan kesehatan dengan layak,” ujar Hendra.

Menurutnya, keterlibatan polisi tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga pada aksi kemanusiaan sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.

Baca Juga :  Bakso Keju Muncrat, Kreasi Bakso Kekinian yang Wajib Dicoba!

Warga setempat menyambut baik kehadiran petugas gabungan tersebut. Bersihnya fasilitas umum dinilai penting untuk mencegah munculnya penyakit akibat sisa lumpur dan genangan pascabanjir.

“Kami akan terus mengawal proses pemulihan ini sampai aktivitas masyarakat kembali normal,” katanya.

Editor : Andreas