NARASITODAY.COM, JAKARTA – Kepergian Lula Lahfah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya. Selebgram berusia 26 tahun itu dikenang sebagai pribadi hangat yang tak pernah melupakan keluarga, sekecil apa pun jaraknya.
Sepupu Lula, Kezia, mengenang almarhumah sebagai sosok yang sangat peduli pada orang-orang terdekatnya. Dalam keseharian, Lula dikenal selalu menjaga komunikasi dengan keluarga, bahkan saat tengah sibuk atau berada di luar negeri. Hal sederhana seperti menanyakan titipan menjadi kebiasaan yang membekas di ingatan keluarga.
“Dia itu nggak pernah lupa sama keluarganya. Selalu ingat, orangnya juga down to earth banget,” tutur Kezia.
Di balik kepribadiannya yang hangat, Lula diketahui memiliki riwayat penyakit GERD yang telah lama ia alami. Menurut keluarga, kondisi kesehatannya cukup kompleks dan sudah berlangsung dalam waktu yang tidak sebentar.
Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 23 Januari 2026. Kepolisian memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan medis, Lula meninggal dunia akibat kehabisan napas tanpa adanya tanda kekerasan.
Bagi keluarga dan sahabat, Lula bukan hanya dikenal sebagai selebgram, tetapi juga sebagai anggota keluarga yang penuh perhatian. Kenangan akan sikapnya yang sederhana dan peduli kini menjadi pengingat akan sosok Lula Lahfah semasa hidup. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : detikhot














