
NARASITODAY.COM, LANCASHIRE – Riuh rendah sambutan warga di Stasiun Clitheroe, Lancashire, sebuah teriakan tajam memecah suasana hangat kunjungan resmi Raja Charles III pada Senin (9/2/2026). Di balik senyum sang monarki, bayang-bayang masa lalu sang adik, Pangeran Andrew, dan keterkaitannya dengan predator seksual Jeffrey Epstein, rupanya masih menghantui langkah kaki sang Raja.
Insiden ini terjadi saat Charles tengah menyapa kerumunan warga dalam perjalanannya menuju katedral untuk bertemu dengan berbagai komunitas lokal.
Meski sebagian besar warga menyambutnya dengan sorak-sorai, seorang pria melontarkan pertanyaan yang menusuk langsung ke jantung skandal keluarga kerajaan. Pertanyaan tersebut merujuk pada kedekatan Andrew dengan jaringan Epstein yang kelam.
“Berapa lama Anda tahu soal Andrew?” teriak pria tersebut, sebagaimana dikutip dari Anandolu Agency.
Menghadapi konfrontasi langsung itu, Charles menunjukkan ketenangan khas bangsawan. Ia memilih untuk tidak ambil pusing, tidak memberikan tanggapan verbal, dan tetap mempertahankan keramahannya saat menyalami warga lainnya yang berkerumun di sekitar stasiun.
Kejadian di Lancashire ini bukanlah yang pertama. Dalam sepekan terakhir, suara-suara sumbang mengenai Pangeran Andrew terus membuntuti agenda publik sang Raja. Pekan lalu, saat berkunjung ke Dedham, insiden serupa juga menguji kesabaran pemimpin monarki Inggris tersebut.
“Charles, Charles, apakah Anda menekan polisi untuk menyelidiki Andrew?” cecar warga lainnya dalam insiden terpisah tersebut.
Sama seperti kejadian di Lancashire, Charles memilih untuk tetap membisu, membiarkan pertanyaan-pertanyaan sulit itu menguap di udara tanpa jawaban resmi dari bibirnya.
Andrew Mountbatten Windsor telah lama menjadi sorotan dunia akibat keterlibatannya dalam pusaran kasus perdagangan seksual Epstein. Nama Andrew tercatat dalam memoar Virginia Giuffre, salah satu korban Epstein, yang mengaku “dijual” untuk melayani sang pangeran sebanyak tiga kali, termasuk saat dirinya masih di bawah umur.
Meski Giuffre telah mengakhiri hidupnya dan Epstein tewas bunuh diri di penjara pada 2019, luka dalam sejarah keluarga kerajaan ini belum sepenuhnya kering.
Sebagai bentuk tindakan tegas, pada November 2025, Raja Charles akhirnya mengambil langkah drastis dengan mencabut gelar pangeran dan seluruh gelar militer milik adiknya tersebut. Tak hanya kehilangan gelar, Andrew pun telah diusir dari kediamannya di Istana Windsor dan kini dilaporkan menepi di Wood, kawasan Sandringham.
Kunjungan di Lancashire ini menjadi pengingat bahwa meskipun gelar telah dicopot dan sang adik telah menjauh dari pusat kekuasaan, publik Inggris masih menuntut transparansi yang jauh lebih dalam dari balik tembok istana.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com












