
NARASITODAY.COM, BOGOR – Pagi yang tenang di ruas Tol Jagorawi berubah menjadi momen mendebarkan bagi ED (76). Akibat kantuk yang tak tertahankan, perjalanan pria lansia ini terhenti secara dramatis di Km 39, wilayah Bogor, Jawa Barat, setelah minibus yang dikendarainya keluar jalur dan terperosok ke area hijau di pinggir jalan tol, Sabtu (21/2/2026).
Insiden tunggal ini terjadi saat fajar baru saja menyingsing, sekitar pukul 05.40 WIB. Saat itu, Toyota Kijang Innova yang dikemudikan ED tengah melaju dari arah Jakarta menuju Bogor. Namun, keheningan pagi dan embun yang masih menyelimuti jalanan berubah menjadi bahaya ketika kesadaran sang pengemudi perlahan memudar akibat kelelahan.
Oleng di Lajur Satu
Berdasarkan keterangan petugas, kendaraan tersebut awalnya melaju stabil di lajur satu. Namun, dalam hitungan detik, kemudi kehilangan arah.
“Setiba di TKP (tempat kejadian perkara), kendaraan berjalan di lajur 1,” ujar Kainduk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli.
Diduga karena pengemudi kehilangan kesadaran sesaat atau microsleep, kendaraan tersebut oleng ke arah kiri. Tanpa sempat mengerem, minibus tersebut langsung meluncur keluar dari aspal panas dan mendarat di area rerumputan yang cukup luas.
“Faktor yang mempengaruhi (karena) mengantuk,” tambah Jajuli menjelaskan penyebab utama kecelakaan tersebut.
Beruntung Tanpa Korban Jiwa
Meski posisi akhir kendaraan terlihat cukup mengkhawatirkan dengan bodi mobil yang bersarang di antara tanaman liar, nasib baik masih berpihak pada sang kakek. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan pengecekan dan memastikan tidak ada luka serius yang dialami pengemudi.
“Posisi akhir kendaraan normal di rerumputan menghadap serong barat,” bebernya mengenai kondisi di lapangan.
Beruntung, kecelakaan ini tidak melibatkan kendaraan lain yang tengah melintas di jalur sibuk tersebut. Petugas kepolisian memastikan bahwa insiden ini murni kecelakaan tunggal tanpa ada nyawa yang melayang.
“Jumlah korban nihil,” pungkas Jajuli singkat.
Kendaraan kini telah berhasil dievakuasi oleh petugas derek untuk menghindari gangguan pandangan bagi pengendara lain. Insiden ini kembali menjadi pengingat keras bagi para pelancong lintas kota bahwa rasa kantuk di balik kemudi adalah ancaman nyata yang bisa berakibat fatal dalam sekejap mata.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













