Negara-negara Arab Kecam Pernyataan Dubes AS Huckabee soal Hak Israel atas Timur Tengah

0
Eskalasi perang
Ilustrasi Tampilan dekat peta yang menggambarkan Timur Tengah.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, BEIRUT – Sejumlah negara Arab mengecam keras pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, yang menyebut Israel memiliki hak atas wilayah luas di Timur Tengah berdasarkan tafsir Alkitab.

Mengutip AFP, pernyataan tersebut disampaikan Huckabee saat tampil dalam podcast yang dipandu komentator sayap kanan Tucker Carlson. Dalam tayangan yang dirilis Jumat pekan lalu, Carlson menyinggung sebuah ayat Alkitab yang ditafsirkan bahwa Israel berhak atas wilayah dari Sungai Nil di Mesir hingga Sungai Efrat di Suriah dan Irak.

Menanggapi hal itu, Huckabee sempat mengatakan “tidak masalah jika Israel mengambil semuanya.” Namun ketika didesak lebih lanjut, ia menyebut pernyataannya sebagai bentuk hiperbola dan menegaskan bahwa Israel tidak sedang berupaya menguasai seluruh kawasan tersebut.

Baca Juga :  Israel Serang Ladang Gas Iran, Picu Eskalasi Perang Timur Tengah

Gelombang Kecaman Arab

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari negara-negara Arab. Arab Saudi menyebut kalimat Huckabee ceroboh dan tidak bertanggung jawab. Yordania menilai komentar itu sebagai serangan terhadap kedaulatan negara-negara kawasan.

Kuwait mengecamnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip hukum internasional, sementara Oman memperingatkan bahwa pernyataan tersebut dapat mengancam peluang perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

Baca Juga :  Pasukan Israel Diduga Curi 250 Kambing dari Suriah, Diselundupkan ke Tepi Barat

Kementerian Luar Negeri Mesir menegaskan kembali bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki maupun tanah Arab lainnya. Otoritas Palestina melalui akun X juga menyatakan bahwa pernyataan Huckabee bertentangan dengan sikap Presiden AS Donald Trump yang menolak aneksasi Tepi Barat.

Klarifikasi dan Dukungan

Huckabee sempat mengunggah dua pernyataan di platform X untuk mengklarifikasi sejumlah isu lain yang dibahas dalam wawancara, namun tidak secara langsung menyinggung kembali komentarnya soal ayat Alkitab.

Ketua Parlemen Israel, Amir Ohana, justru memuji sikap pro-Israel Huckabee dan menuduh Carlson menyampaikan kebohongan serta manipulasi.

Baca Juga :  San Francisco Seret Perusahaan Soda dan Sereal ke Pengadilan Obesitas

Carlson sendiri belakangan menuai kritik dan tuduhan antisemitisme, terutama setelah melakukan wawancara panjang tanpa bantahan dengan Nick Fuentes, seorang nasionalis kulit putih yang memuji Hitler, menyangkal Holocaust, dan menuduh warga Yahudi Amerika tidak loyal.

Pernyataan Huckabee menyoroti betapa sensitifnya tafsir agama ketika dibawa ke ranah politik internasional. Di kawasan yang sudah lama dilanda konflik, satu kalimat bisa memicu gelombang diplomasi dan kecaman lintas negara. Bagi negara-negara Arab, ucapan tersebut bukan sekadar retorika, melainkan ancaman terhadap kedaulatan dan stabilitas regional.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com