NARASITODAY.COM, MATAMORAS – Keheningan malam di Matamoras, Pike County, Pennsylvania, berubah menjadi mencekam saat rentetan tembakan menyasar Pike County Islamic Center pada Sabtu (21/2/2026). Di bawah keremangan lampu jalan, setidaknya empat peluru menembus dinding rumah ibadah tersebut, menyisakan lubang trauma bagi komunitas Muslim setempat.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 22.30 waktu setempat ini berlangsung hampir bersamaan dengan serangan serupa terhadap seorang imam di Utah, memicu kekhawatiran akan gelombang sentimen negatif yang terorganisir.
Jejak Peluru di Ruang Doa
Kerusakan yang ditinggalkan cukup mengerikan. Peluru-peluru itu tidak hanya mengenai fasad luar, tetapi menembus hingga ke ruang-ruang sakral di dalam masjid. Jim Abdulrahaman, salah satu anggota dewan masjid, menunjukkan jejak kehancuran yang nyaris merenggut nyawa.
“Ada satu peluru yang berasal dari pintu. Mereka menembak menembus sampai ke sini, lampu gantung, dan menembus pintu,” ucap Abdulrahaman sembari menunjuk kerusakan pada lampu gantung dan rak sepatu.
Ia meyakini pelaku beraksi dengan pengecut, melepaskan tembakan dari mobil yang melaju di jalan belakang gedung saat suasana sedang sepi. Namun, ada kengerian mendalam ketika ia membayangkan jika serangan itu terjadi lebih awal.
“Mereka menggunakan jalan belakang untuk melancarkan aksinya di malam hari ketika tidak ada orang,” tuturnya. “Para perempuan sedang berdoa di sini. Jika mereka berada di sini, mereka pasti akan mengenai lima atau enam perempuan,” lanjutnya dengan nada getir.
Seruan Keadilan atas Tindakan Kebencian
Bagi Imam Azzeddine Sarii, insiden ini bukan sekadar vandalisme biasa, melainkan manifestasi nyata dari kebencian terhadap Muslim (Islamofobia). Ia mendesak pihak berwenang untuk bertindak tegas tanpa kompromi.
“Ini bukan tindakan beradab. Ini tindakan jahat dan mereka harus diadili,” tegas Sarii.
Saat ini, Kepolisian Regional Eastern Pike dan Kepolisian Negara Bagian Pennsylvania masih bekerja keras mengumpulkan bukti. Belum ada tersangka yang ditangkap, namun tekanan untuk mengungkap kasus ini terus mengalir.
Sinergi Keamanan Lintas Negara Bagian
Solidaritas muncul dari berbagai pihak. Council on American-Islamic Relations (CAIR) cabang Philadelphia secara resmi menawarkan hadiah sebesar US$5.000 atau sekitar Rp83 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi kunci untuk menangkap pelaku.
Mengingat masjid ini berafiliasi dengan Islamic Center di Middletown, New York, pengamanan pun kini diperketat hingga lintas negara bagian. Kantor Sheriff Orange County dan Kepolisian Negara Bagian New York telah mengerahkan patroli tambahan di pusat-pusat keagamaan untuk memastikan keamanan jamaah yang hendak beribadah.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com














