Di Balik Popularitas Drama Pendek China, Terkuak Dugaan Pelecehan di Lokasi Syuting

0
Drama Pendek China. Foto: dok Internet

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Beberapa waktu terakhir, drama pendek asal China yang ramai beredar di media sosial kian digemari publik.

Namun di balik lonjakan popularitas tersebut, muncul kabar tak menyenangkan. Sejumlah aktris disebut mengalami pelecehan saat proses syuting berlangsung.

Hal ini mencuat setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan dugaan kontak fisik tidak pantas terhadap seorang aktris ketika adegan tengah direkam. Dalam rekaman itu, terlihat seorang aktor menyentuh bagian dada lawan mainnya. Gerakan tersebut diduga disengaja karena sebelumnya posisi tangan sang aktor berada di bawah area tersebut sebelum akhirnya menyentuhnya.

Baca Juga :  Napoli dan Inter Milan Masih Sama Kuat, Scudetto Serie A 2024/2025 Masih Terbuka

Dilansir 163, insiden serupa disebut bukan pertama kali terjadi. Beberapa nama besar seperti Zhao Liying dan Liu Yifei juga dikabarkan pernah mengalami kontak fisik yang membuat mereka merasa tidak nyaman saat menjalani proses syuting.

Baca Juga :  Jakarta dan Tangerang Terdampak Syuting Film Lisa BLACKPINK dan Ma Dong Seok

Situasi ini diduga dipicu oleh sistem produksi drama pendek yang serba cepat. Banyak tim produksi dibentuk dan dibubarkan dalam waktu singkat, sehingga aspek keamanan serta kenyamanan pemain kerap tak menjadi prioritas.

“Siapa pun yang memperlambat jadwal syuting dianggap sebagai penghambat. Aktor tidak diperbolehkan sakit atau menunjukkan ketidaknyamanan, jadi tidak ada yang benar-benar menanganinya,” ujar seorang aktris yang enggan disebutkan identitasnya.

Baca Juga :  Tak Ada Ruang bagi Predator, Yenny Wahid Pasang Badan untuk Atlet Panjat Tebing Korban Pelecehan

Menurut laporan Sina, industri drama pendek di China memang tengah mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2025, pasar drama pendek di China disebut telah mencapai nilai sekitar Rp221 triliun, dengan total pendapatan para aktor dan aktrisnya menyentuh angka Rp127 triliun. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : insertlive.com