Nuzulul Quran Terjadi pada Tanggal Berapa? Ini Penjelasan dan Maknanya

0
ilustrasi pria sedang membaca Al-Qur`an (pexels.com/Alena Darmel)

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Bulan Ramadan selalu identik dengan berbagai momen istimewa bagi umat Islam. Salah satu peristiwa penting yang selalu diperingati setiap Ramadan adalah Nuzulul Quran, yaitu momen turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.

Banyak orang kemudian bertanya, sebenarnya peristiwa Nuzulul Quran terjadi pada tanggal berapa? Selain tanggalnya, makna di balik peristiwa ini juga menjadi hal yang menarik untuk dipahami.

Nuzulul Quran terjadi pada tanggal 17 Ramadan

Dalam kalender Hijriah, peristiwa Nuzulul Quran diyakini terjadi pada tanggal 17 Ramadan. Pada waktu itulah wahyu pertama Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, yang berada di Jabal Nur, Makkah.

Jika dikaitkan dengan kalender Masehi, Nuzulul Quran 2026 diperkirakan jatuh pada 7 Maret 2026. Perhitungan ini didasarkan pada awal Ramadan 1447 H yang diperkirakan dimulai pada 19 Februari 2026.

Baca Juga :  Sahur Bikin Waktu Tidur Berkurang? Ini Cara Supaya Nggak Ngantuk Terus Saat Puasa

Meski begitu, tanggal tersebut bisa sedikit berbeda di beberapa negara atau organisasi Islam. Hal ini terjadi karena penentuan awal Ramadan biasanya menggunakan dua metode, yaitu rukyat (melihat hilal secara langsung) dan hisab (perhitungan astronomi).

Apa itu Nuzulul Quran?

Secara bahasa, Nuzulul Quran berasal dari bahasa Arab. Kata nuzul berarti turun, sedangkan Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam.

Istilah ini merujuk pada peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Wahyu tersebut adalah QS Al-Alaq ayat 1–5, yang diawali dengan kata “Iqra” yang berarti bacalah.

Namun, Al-Qur’an tidak diturunkan sekaligus. Wahyu diturunkan secara bertahap selama sekitar 23 tahun, sejak awal masa kenabian hingga menjelang wafatnya Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga :  Menjelang Penutupan Seleksi SNBT 2026, Calon Mahasiswa Diminta Persiapkan Dokumen Daftar Ulang

Proses bertahap ini memudahkan umat Islam memahami serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Mengapa Nuzulul Quran diperingati saat Ramadan?

Nuzulul Quran selalu diperingati pada bulan Ramadan karena Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada bulan tersebut. Hal ini juga disebutkan dalam QS Al-Baqarah ayat 185, yang menjelaskan bahwa Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.

Karena itu, banyak umat Islam memperingati momen ini dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti:

  • membaca Al-Qur’an

  • mengikuti kajian atau ceramah agama

  • memperbanyak ibadah

  • berdzikir dan berdoa

Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an.

Makna Nuzulul Quran bagi umat Islam

Peristiwa Nuzulul Quran memiliki makna penting bagi umat Islam. Momen ini menandai awal turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia.

Baca Juga :  Mengapa Literasi Laut Harus Jadi Bagian Kurikulum? Ini 5 Faktanya

Selain itu, wahyu pertama yang berisi perintah membaca juga menunjukkan pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam. Karena itu, Nuzulul Quran sering dijadikan momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperdalam pemahaman terhadap ajaran Al -Qur’an.

Tidak heran jika selama bulan Ramadan banyak umat Islam yang berusaha lebih rajin membaca Al-Qur’an dan memperbaiki diri.

Kesimpulan

Jadi, Nuzulul Quran terjadi pada tanggal 17 Ramadan dalam kalender Hijriah. Pada tahun 2026, momen ini diperkirakan jatuh pada 7 Maret 2026.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi umat Islam bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang membawa petunjuk, ilmu, dan nilai moral bagi kehidupan manusia. (MG3)

Editor : Mutiara

Sumber : idntimes.com