
NARASITODAY.COM, PYONGYANG – Dinamika politik dunia yang terus bergejolak, pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, kembali menegaskan bahwa persahabatan antara Pyongyang dan Beijing adalah batu karang yang tak tergoyahkan. Melalui sepucuk surat formal namun sarat makna, Kim mengirimkan pesan khusus kepada Presiden China, Xi Jinping.
Laporan kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, pada Selasa (10/3/2026), mengungkapkan bahwa surat tersebut bukan sekadar korespondensi diplomatik biasa, melainkan simbol penguatan poros kekuatan di Asia Timur.
“Tuntutan Zaman Baru”
Dalam pesannya, Kim Jong Un menekankan bahwa hubungan bilateral antara kedua negara bertetangga ini tidak akan luntur dimakan waktu. Ia menyoroti pentingnya menjaga warisan sejarah persahabatan yang telah terjalin selama puluhan tahun.
“Merupakan sikap yang tidak berubah dari partai dan pemerintah kami untuk memperkokoh serta mengembangkan persahabatan tradisional Korea Utara–China agar sejalan dengan tuntutan zaman baru dan kepentingan rakyat kedua negara,” tegas Kim sebagaimana dikutip oleh KCNA via Yonhap.
Sentuhan feature terasa pada penekanan Kim mengenai “tuntutan zaman baru,” sebuah sinyal bahwa kedua negara siap beradaptasi dengan tantangan geopolitik modern tanpa meninggalkan akar ideologi mereka.
Diplomasi Balas Budi
Surat hangat ini merupakan balasan atas pesan yang dikirimkan Xi Jinping sebelumnya. Xi diketahui memberikan ucapan selamat yang tulus kepada Kim atas terpilihnya kembali sebagai Sekretaris Jenderal partai yang berkuasa di Korea Utara.
Hubungan pribadi antara kedua pemimpin ini kerap menjadi kunci stabilitas di kawasan Semenanjung Korea. Kim menyatakan keyakinannya bahwa kerja sama antara partai dan pemerintah kedua negara akan semakin erat dalam upaya bersama untuk mendorong perkembangan perjuangan sosialisme.
Menatap Masa Depan
Meski dunia luar sering memandang hubungan ini dengan penuh spekulasi, bagi Kim Jong Un, arah masa depan sudah sangat jelas. Ia menutup pesannya dengan optimisme tinggi terhadap perkembangan hubungan bilateral yang lebih intim.
Melansir Reuters, Kim menyatakan keyakinan penuh bahwa di masa mendatang, jalinan kerja sama antara Pyongyang dan Beijing akan terus berkembang secara erat, memperkuat posisi kedua negara di panggung internasional.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber













