NARASITODAY.COM,JAKARTA – Era baru Tim Nasional Indonesia di bawah komando John Herdman resmi dimulai pekan ini. Namun, pelatih asal Inggris tersebut langsung memberikan peringatan realistis menjelang laga debutnya melawan Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026).
Mantan pelatih Timnas Kanada ini menegaskan bahwa suporter tidak boleh berekspektasi akan melihat permainan yang 100 persen tanpa cela di lapangan nanti. Keterbatasan waktu adaptasi dan kedatangan pemain yang bertahap menjadi tantangan utama di awal masa jabatannya.
“Pada hari Jumat, semuanya tidak akan berjalan sempurna. Anda tahu, ini pertama kalinya saya bekerja dengan grup ini dan, seperti yang Anda katakan, pemain berbeda datang pada waktu yang berbeda dan kami harus beradaptasi. Tapi kami akan menerimanya, menikmatinya, dan kami bersemangat untuk bertanding,” ucap Herdman di sela sesi latihan.
Taktik di Aula Basket hingga Rumput Senayan
Meski mengaku tidak menjanjikan kesempurnaan, Herdman memastikan bahwa persiapan dilakukan dengan sangat serius. Uniknya, metode kepelatihannya melibatkan pemahaman teori yang matang bahkan sebelum pemain menyentuh rumput lapangan. Strategi disusun mulai dari ruang kelas hingga pemanfaatan aula basket GBK untuk mematangkan visualisasi taktik.
“Para pemain menerima informasi sebelum mereka masuk ke training camp mengenai sistem dan taktik. Sebelum kami datang ke sesi latihan, kami berada di aula basket GBK, mengerjakan taktik dan strategi kami,” jelas Herdman.
Ia menekankan bahwa seragam Merah Putih adalah beban tanggung jawab yang besar, bukan ajang rekreasi bagi para pemain bintang.
“Mewakili negara ini adalah sebuah kehormatan dan hak istimewa yang harus mereka perjuangkan, dan kami memperjuangkannya dengan bekerja agar segalanya berjalan lancar hari Jumat nanti,” tambahnya.
Wajah Lama dan Amunisi Berkelas
Dalam daftar panggilannya, Herdman masih mempercayai kerangka skuad yang dibangun dalam dua tahun terakhir. Deretan nama besar yang merumput di Eropa hingga liga domestik tetap menjadi tumpuan utama suporter di tribun.
Berikut adalah beberapa pilar utama yang dipanggil untuk laga FIFA Series 2026:
- Lini Belakang: Jay Idzes, Rizky Ridho, Elkan Baggott, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk.
- Penjaga Gawang: Maarten Paes dan Emil Audero.
- Lini Tengah & Depan: Joey Pelupessy, Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, hingga ujung tombak Ramadhan Sananta.
Tak lupa, Herdman juga memberikan ruang bagi darah muda lewat pemanggilan Cahya Supriadi dan Dony Tri Pamungkas. Meskipun persiapan terkesan singkat, publik sepak bola tanah air tentu menanti tangan dingin Herdman dalam meramu bakat-bakat ini menjadi kekuatan kolektif yang baru.
Laga melawan Saint Kitts and Nevis bukan sekadar mencari kemenangan, melainkan ujian pertama bagi filosofi “kerja keras” yang diusung sang pelatih anyar di bumi Nusantara.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com













