Kawanan Rampok Serbu Kantor Desa Pasir Madang, Satu Motor Dibawa Kabur

0
Kawanan Begal
Petugas kepolisian bersama perangkat desa menunjukkan lokasi kejadian di halaman Kantor Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, usai aksi begal bersenjata yang menggasak sepeda motor milik pegawai desa, Selasa (31/3/2026).

NARASITODAY.COM, BOGOR – Aksi begal kembali meresahkan warga. Kali ini, peristiwa pencurian dengan kekerasan terjadi di lingkungan Kantor Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Selasa pagi (31/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kejadian tersebut menimpa seorang pegawai desa saat motornya terparkir di halaman kantor.

Menurut keterangan, para pelaku diduga berjumlah lima orang dan datang menggunakan empat sepeda motor.

Peristiwa bermula ketika korban dan sejumlah pegawai sedang berada di dalam kantor.

Mereka kemudian mendengar suara beberapa kendaraan masuk ke halaman. Dua motor diketahui masuk ke area kantor desa, sementara dua lainnya menunggu di luar.

Baca Juga :  DPMD Bogor Tegaskan Digitalisasi Desa Harus Sesuai Mekanisme dan Skala Prioritas

Saat salah satu pegawai keluar untuk memastikan situasi, ia mendapati dua orang pelaku tengah berusaha merusak kunci kontak sepeda motor yang terparkir. Aksi itu diduga menggunakan alat untuk mencongkel.

Mengetahui aksinya dipergoki, para pelaku langsung bereaksi. Mereka masuk ke dalam kantor sambil mengancam para pegawai menggunakan senjata api dan senjata tajam jenis golok.

Korban dan staf desa pun dibuat tidak berdaya. Ancaman akan ditembak atau dibacok membuat mereka memilih menyelamatkan diri ke ruangan masing-masing.

Baca Juga :  PSEL Bogor Menjadi Langkah Strategis Mengatasi Tantangan Sampah dan Meningkatkan Energi Nasional

Dalam situasi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Beat milik pegawai desa bernama Beni Friakna.

Kepala Pos Polisi (Ka Pospol) Sukajaya, Aipda Nasrin, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa salah satu pelaku bahkan terlihat berjalan kaki sambil membawa senjata api, sementara pelaku lainnya mengacungkan golok ke arah staf desa.

“Pelaku sempat berteriak melarang siapa pun keluar, sambil mengancam akan menembak atau membacok,” ujar Nasrin saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan, pihak Kepolisian dari Polsek Cigudeg langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari korban serta saksi.

Baca Juga :  Mau Lebih Produktif? Ubah 5 Kebiasaan Ini Jika Kamu Terlalu Lama Menghabiskan Waktu di Medsos

Sementara itu, Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sihabudin juga membenarkan insiden tersebut.

Ia menyebut pihaknya telah mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Korban sudah kami arahkan untuk melapor secara resmi ke Polsek Cigudeg agar kasus ini bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku.