NARASITODAY.COM,JAKARTA – Fenomena tidur dengan satu mata terbuka sering kali dianggap menyeramkan atau tidak biasa. Namun, kondisi ini sebenarnya dapat dijelaskan secara ilmiah dan dalam banyak kasus tidak berbahaya. Meski begitu, jika terjadi terus-menerus, kondisi ini juga bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu.
Berikut lima penjelasan mengapa seseorang bisa tidur dengan satu mata terbuka:
- Kondisi Lagophthalmos Nokturnal
Ini adalah penyebab paling umum. Lagophthalmos nokturnal terjadi ketika kelopak mata tidak dapat menutup sepenuhnya saat tidur. Akibatnya, satu atau kedua mata tetap sedikit terbuka. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan saraf, bentuk kelopak mata, atau kebiasaan tertentu. - Gangguan Saraf Wajah
Masalah pada saraf wajah, seperti kelemahan otot akibat cedera atau kondisi medis tertentu, dapat membuat kelopak mata sulit menutup sempurna. Hal ini sering terjadi pada orang yang pernah mengalami gangguan seperti Bell’s palsy. - Faktor Genetik atau Kebiasaan
Beberapa orang memiliki kebiasaan tidur dengan mata tidak tertutup rapat sejak kecil. Dalam kasus tertentu, hal ini juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik atau struktur alami wajah. - Mata Kering atau Iritasi
Mata yang terlalu kering dapat membuat kelopak mata tidak nyaman saat tertutup penuh, sehingga secara refleks sedikit terbuka saat tidur. Lingkungan dengan udara kering atau penggunaan AC juga bisa memperparah kondisi ini. - Gangguan Tidur Tertentu
Beberapa gangguan tidur, seperti tidur yang tidak nyenyak atau kondisi neurologis tertentu, juga dapat menyebabkan mata tidak menutup sempurna. Biasanya disertai gejala lain seperti sering terbangun atau kualitas tidur yang buruk.
Perlukah Dikhawatirkan?
Jika hanya terjadi sesekali, kondisi ini umumnya tidak berbahaya. Namun, jika mata sering terasa kering, perih saat bangun tidur, atau kondisi ini terjadi terus-menerus, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Penanganan yang tepat dapat mencegah iritasi atau kerusakan pada mata.
Tidur dengan mata tertutup sempurna memang penting untuk menjaga kelembapan dan kesehatan mata. Oleh karena itu, memahami penyebabnya bisa membantu Anda mengambil langkah pencegahan yang tepat.***
Editor : Alysa
Sumber : idntimes.com














