NARASITODAY.COM, JEREZ – Aspal panas Sirkuit Jerez menjadi saksi bisu kontrasnya nasib dua bersaudara klan Marquez pada Minggu (26/4/2026). Di bawah sorak-sorai publik Spanyol, Alex Marquez berhasil mengklaim podium tertinggi MotoGP Spanyol melalui penampilan yang dominan, sementara sang kakak, Marc Marquez, harus menelan pil pahit setelah terjatuh saat memimpin balapan.
Kemenangan Alex Marquez di rumah sendiri tidak hanya mengubah peta persaingan di klasemen sementara, tetapi juga menjadi penanda bangkitnya tim satelit Gresini di tengah kemelut teknis yang melanda tim pabrikan utama.
Tikungan 11 yang Menghancurkan Mimpi
Balapan dimulai dengan intensitas tinggi sejak lampu hijau menyala. Marc Marquez, yang mengawali lomba dengan modal kemenangan di sprint race, langsung tancap gas dan memimpin balapan. Namun, ketenangan Marc terusik ketika adiknya sendiri, Alex Marquez, meluncurkan serangan agresif.
Memasuki awal lap kedua, Alex melakukan manuver berani di tikungan keenam yang membuatnya berhasil menyalip Marc. Tak mau menyerah begitu saja, sang “Baby Alien” terus menempel ketat di belakang sang adik, mencoba mencari celah untuk merebut kembali posisinya.
Nahas, drama terjadi di tikungan 11. Ban motor Marc kehilangan daya cengkeram, membuatnya terpelanting keluar lintasan. Meski motornya hancur, pembalap Spanyol itu beruntung mampu bangkit secara fisik, walau mimpinya untuk mengawinkan gelar sprint dan balapan utama harus terkubur di kerikil Jerez.
Alex Tak Terbendung, Bezzecchi Kokoh di Puncak
Setelah jatuhnya Marc, Alex Marquez praktis melaju tanpa tekanan berarti. Ia menunjukkan ketenangan luar biasa dengan menjaga jarak dari kejaran Marco Bezzecchi. Pada lima lap terakhir, selisih waktu antara Alex dan Bezzecchi bahkan melebar hingga dua detik, memastikan Alex menyentuh garis finis di posisi pertama.
Hasil ini menjadi sangat kontras bagi Ducati, mengingat pembalap andalan mereka, Francesco Bagnaia, terpaksa mundur lebih awal karena masalah teknis, memperpanjang puasa podium tim pabrikan tersebut.
Di sisi lain, Marco Bezzecchi yang finis di posisi kedua berhasil mengamankan posisinya di puncak klasemen sementara dengan koleksi 101 poin. Ia kini ditempel ketat oleh Jorge Martin yang menguntit di posisi kedua dengan selisih 11 poin.
Klasemen MotoGP 2026 Pasca-GP Spanyol
Kemenangan ini membawa Alex Marquez naik ke posisi ketujuh dengan 53 poin, kini hanya terpaut empat angka di belakang Marc Marquez yang tertahan di posisi kelima.
Berikut adalah posisi 10 besar klasemen sementara MotoGP 2026:
- Marco Bezzecchi: 101 poin
- Jorge Martin: 90 poin
- Fabio Di Giannantonio: 71 poin
- Pedro Acosta: 66 poin
- Marc Marquez: 57 poin
- Raul Fernandez: 54 poin
- Alex Marquez: 53 poin
- Ai Ogura: 48 poin
- Francesco Bagnaia: 34 poin
- Enea Bastianini: 30 poin
Bagi Alex, kemenangan di Jerez adalah pembuktian bahwa dirinya bukan sekadar bayang-bayang sang kakak. Sementara bagi Marc, kegagalan finis kedua kalinya di musim 2026 ini menjadi alarm keras dalam upayanya mengejar gelar juara dunia ketujuh di kelas utama.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com














