Jalan Rusak di Karehkel Rawan Kecelakaan, Warga Minta Perbaikan Segera

0
Pengendara sepeda motor berupaya menghindari cekungan jalan di ruas Karehkel–Rumpin, Desa Karehkel, Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Kondisi jalan yang tidak rata akibat aspal terkelupas di atas penutup saluran air ini kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara yang tidak mengenal medan. Foto : Andres/Narasitoday.com

NARASITODAY.COM, BOGOR- Akses jalan raya Karehkel-Rumpin, tepatnya di Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak dan rawan memicu kecelakaan.

Permukaan jalan di titik tersebut diketahui tidak rata akibat adanya lubang dan cekungan pada badan jalan.

Cekungan ini diduga berasal dari beton penutup saluran air yang aspal pelapisnya telah terkelupas, sehingga menyisakan permukaan yang lebih rendah dari badan jalan di sekitarnya.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Perkuat Sukamakmur sebagai Pusat Ekonomi Baru, Dorong Percepatan CDOB Bogor Timur

Kondisi tersebut dinilai berbahaya, terutama bagi pengendara yang melintas dari arah lurus.

Pasalnya, cekungan tidak terlihat jelas dari kejauhan, sehingga kerap mengecoh pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi.

“Iya, kemarin ada kakek-kakek berboncengan yang mengalami kecelakaan sampai harus diurut. Tidak tahu patah tulang atau tidak. Dalam seminggu pasti ada saja kejadian,” ujar Deden, warga setempat, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga :  NATO Hancurkan Rudal Balistik Iran Menuju Wilayah Udara Turki

Menurutnya, warga sekitar yang sudah terbiasa melintasi jalan tersebut relatif lebih waspada. Namun, bagi pengendara dari luar daerah, kondisi jalan yang tampak lurus seringkali membuat mereka tidak menyadari adanya kerusakan di titik tersebut.

“Kalau warga sini sudah hafal medan. Tapi kalau pendatang tidak tahu, karena jalannya lurus mereka biasanya melaju kencang,” katanya.

Tak hanya di titik tersebut, kerusakan jalan juga dilaporkan terjadi di beberapa lokasi lain di sekitar wilayah itu, termasuk di area turunan Bojong yang disebut dalam kondisi rusak parah.

Baca Juga :  Bocah 12 Tahun di Dramaga Meninggal Dunia Usai Tenggelam Saat Berenang di Sungai Cisasah

“Itu awalnya bekas penutup beton irigasi. Tapi waktu musim hujan, aspalnya terkelupas,” jelas Deden.

Sementara itu, Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan (IJJ) Kelas A Wilayah V Leuwiliang, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bogor, Aldino Putra Perdana, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Wartawan : Andreas