
NARASITODAY.COM, BOGOR- Akses jalan raya Karehkel-Rumpin, tepatnya di Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak dan rawan memicu kecelakaan.
Permukaan jalan di titik tersebut diketahui tidak rata akibat adanya lubang dan cekungan pada badan jalan.
Cekungan ini diduga berasal dari beton penutup saluran air yang aspal pelapisnya telah terkelupas, sehingga menyisakan permukaan yang lebih rendah dari badan jalan di sekitarnya.
Kondisi tersebut dinilai berbahaya, terutama bagi pengendara yang melintas dari arah lurus.
Pasalnya, cekungan tidak terlihat jelas dari kejauhan, sehingga kerap mengecoh pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi.
“Iya, kemarin ada kakek-kakek berboncengan yang mengalami kecelakaan sampai harus diurut. Tidak tahu patah tulang atau tidak. Dalam seminggu pasti ada saja kejadian,” ujar Deden, warga setempat, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, warga sekitar yang sudah terbiasa melintasi jalan tersebut relatif lebih waspada. Namun, bagi pengendara dari luar daerah, kondisi jalan yang tampak lurus seringkali membuat mereka tidak menyadari adanya kerusakan di titik tersebut.
“Kalau warga sini sudah hafal medan. Tapi kalau pendatang tidak tahu, karena jalannya lurus mereka biasanya melaju kencang,” katanya.
Tak hanya di titik tersebut, kerusakan jalan juga dilaporkan terjadi di beberapa lokasi lain di sekitar wilayah itu, termasuk di area turunan Bojong yang disebut dalam kondisi rusak parah.
“Itu awalnya bekas penutup beton irigasi. Tapi waktu musim hujan, aspalnya terkelupas,” jelas Deden.
Sementara itu, Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan (IJJ) Kelas A Wilayah V Leuwiliang, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bogor, Aldino Putra Perdana, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Wartawan : Andreas













