Viral Video Francesco Bagnaia Marah-marah Usai Crash di MotoGP Prancis 2026

0
MotoGP Prancis
Francesco "Pecco" Bagnaia adalah seorang pembalap berkebangsaan Italia.Foto : lareppublica

NARASITODAY.COM, LE MANSSirkuit Le Mans biasanya menyajikan drama adu kecepatan yang memukau, namun MotoGP Prancis 2026 justru menjadi panggung bagi luapan emosi yang jarang terlihat dari sosok Francesco ‘Pecco’ Bagnaia. Pebalap andalan Ducati Lenovo itu terekam kamera meluapkan amarahnya dengan menendang kotak plastik dan traffic cone usai mengalami kecelakaan pahit di tengah balapan.

Insiden ini bermula saat Bagnaia, yang memulai balapan sebagai pole-sitter, kehilangan kendali atas motor Desmosedici miliknya di lap ke-16. Saat tengah bertarung sengit di posisi kedua, Pecco tergelincir di Tikungan 2, membuat motornya meluncur bebas ke area gravel dan mengakhiri harapannya untuk meraih poin.

Baca Juga :  Drama Mesin Mati, Sean Gelael Antar Tim Start P7 di Le Mans

Tendangan Frustrasi di Pinggir Trek

Dalam drama ini muncul ketika kamera menangkap ekspresi frustrasi yang mendalam dari sang pebalap berusia 29 tahun tersebut. Biasanya dikenal dengan pembawaannya yang tenang dan analitis, Pecco kali ini terlihat sangat meledak.

Sambil berjalan meninggalkan lintasan, ia melayangkan tendangan keras ke arah sebuah kotak plastik putih bertuliskan ‘Doctor’. Tidak berhenti di situ, sebelum menumpang motor marshal menuju paddock, ia kembali mengayunkan kakinya ke arah traffic cone (kerucut lalu lintas) di pos petugas lapangan.

Video aksi tak biasa ini pun mendadak viral di media sosial, memicu beragam reaksi dari para penggemar yang terkejut melihat sisi lain dari rider asal Italia tersebut.

Baca Juga :  Fajar/Rian Tersingkir Diperempat Final China Open 2024

“Saya rasa saya belum pernah melihat Pecco semarah ini,” tulis salah seorang penggemar di platform X.

Senada dengan itu, fans lainnya menambahkan, “Saya melihat itu dan berpikir, ‘Astaga, belum pernah melihat dia semarah itu’.”

Musim yang Penuh Cobaan

Kemarahan Bagnaia bukannya tanpa alasan. MotoGP Prancis menjadi kali ketiga dirinya gagal menuntaskan balapan (Did Not Finish) hanya dalam lima seri utama di musim 2026. Sebelumnya, ia juga harus menelan pil pahit setelah terjatuh di MotoGP Brasil dan MotoGP Spanyol.

Baca Juga :  Drama di Sirkuit Catalunya: Jorge Martin Memenangkan Gelar Juara Dunia Setelah Finis Ketiga di Barcelona

Meski sempat mencicipi kesuksesan sebagai runner-up di tiga sesi Sprint Race, Pecco tercatat belum pernah sekalipun mendaki podium di balapan utama musim ini. Tren negatif ini membuat sang juara bertahan terpuruk di posisi kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 43 poin.

Bagi Bagnaia, tendangan di Le Mans itu bukan sekadar amarah sesaat, melainkan representasi dari rasa frustrasi atas musim yang seolah menjauh dari genggamannya. Kini, publik menanti apakah Pecco mampu meredam emosinya dan bangkit di seri berikutnya, ataukah awan mendung akan terus menyelimuti garasi Ducati.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com