NARASITODAY.COM, CIANJUR – Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Cianjur bersama MPC PP se-Jawa Barat menggelar aksi serentak penanaman ribuan pohon di 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur, Senin (1/6/2026).
Kegiatan penghijauan tersebut dipusatkan di Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, yang dikenal sebagai salah satu wilayah rawan longsor dan menjadi daerah hulu sumber air bagi wilayah Cianjur Kota.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur, Endi Cahyadi, mengatakan gerakan penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kondisi lingkungan di tengah meningkatnya ancaman bencana alam akibat cuaca ekstrem.
“Kalau soal tanam pohon, PP bukan baru tahun ini. Sejak beberapa tahun lalu kami sudah mulai di wilayah Cikalong dan Sukaresmi. Sekarang, karena Jawa Barat khususnya Cianjur sering dilanda bencana, MPW PP Jawa Barat menginisiasi gerakan seribu pohon di setiap kecamatan dan desa mandiri,” ujar Endi.
Menurutnya, seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila di Kabupaten Cianjur telah diinstruksikan untuk melakukan aksi serupa di wilayah masing-masing.
“Tujuan utamanya memulihkan alam. Akhir-akhir ini banyak bencana di Cianjur. Ini inisiatif kami untuk memperbaiki alam dengan cara menanam pohon,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 bibit pohon Rasamala ditanam di sejumlah titik yang telah ditentukan. Jenis pohon tersebut dipilih karena memiliki akar kuat dan dinilai cocok untuk kawasan resapan air.
Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Bayu Maulana Pamungkas, yang turut hadir dalam kegiatan itu mengatakan Desa Cirumput dipilih sebagai lokasi utama karena memiliki peran penting sebagai daerah tangkapan air sekaligus kawasan rawan longsor.
“Hari ini ada penanaman 100 bibit pohon Rasamala. Jenis ini dipilih karena kuat, berakar dalam, dan sangat cocok untuk daerah resapan air,” kata Bayu.
Ia menambahkan, gerakan penghijauan tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko bencana longsor dan banjir, sekaligus menjaga ketersediaan sumber air bersih bagi masyarakat.
“Alam adalah sahabat, jadi kita wajib jaga,” pungkasnya.
Sumber : Cianjur politan














